Unjuk Rasa Mahasiswa

400 Siswa SMK Terjaring Razia di Bekasi, KPAD Sebut Ini Role Model Negatif

400 Siswa SMK Terjaring Razia di Bekasi, KPAD Sebut Ini Role Model Negatif. Mobilisasi Pelajar Demo Melalui Media Sosial

400 Siswa SMK Terjaring Razia di Bekasi, KPAD Sebut Ini Role Model Negatif
Warta Kota/Muhammad Azzam
Saat petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP melakukan penghadangan dan mengamankan sejumlah pelajar yang ingin menuju ke DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019). 

Komisi Perlindungan Anak Daerah Kota Bekasi mencatat sebanyak 400 pelajar sempat dibawa ke Mapolres Metro Bekasi Kota.

Mereka dirazia karena hendak berunjuk rasa ke gedung DPR/MPR RI.

Razia atau pengamanan anak sekolah ini telah dilakukan selama dua hari kemarin. Razia itu akan terus dilakukan sampai suasana kondusif.

Atas hal tersebut, KPAD Kota Bekasi menilai miris dan heran atas pengaruh media sosial yang begitu besar.

Pimpinan Sementara DPRD DKI Pastikan Pembahasan Cawagub Jadi Prioritas

"Media sosial punya peran yang luar biasa, dari sekadar identitas, jati diri, bahkan role model negatif yang menjadi kebanggaan demo ala anak STM," ujar Ketua KPAD Kota Bekasi, Aris Setiawan, Selasa (1/10/2019).

Aris menjelaskan lembaganya bersama-sama dengan PPA Polres Metro Bekasi Kota, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi, dan Disdik Kota Bekasi bersinergi berdasarkan tugas pokok dan fungsi setiap instansi untuk mencegah pergerakan pelajar menuju ke gedung DPR.

"Semua harus bersinergi, Disdik telah kirim surat. Aparat terus lakukan pencegahan dilapangan. Nah peran sekolah dan orangtua juga sangat penting," kata Aris.

Para pelajar yang diamankan Polres Metro Bekasi Kota ini berasal dari berbagai daerah seperti Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang, bahkan ada dari Jawa seperti Salatiga dan Purworejo.

Polres Tangsel Ajukan Dana Hibah Rp. 6,9 Miliar dalam Pengamanan Pilkada

Mereka ditangkap di Stasiun, maupun di jalan protokol arah menuju ke Jakarta.

"Bahkan banyak yang bolos hanya untuk demi ikut demo. Mereka kita data dan pulangkan tapi wajib harus dijemput orangtuanya," kata dia.

Surat Edaran Dinas Pendidikan

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Uu Safeul Mikdar mengatakan Disdik Kota Bekasi telah menyebarkan surat edaran Dinas Pendidikan ke seluruh sekolah baik tingkat SD, SMP, SMA maupun SMK.

Ia meminta pihak sekolah lebih memperketat pengawasan dan memberikan sanksi terhadap siswnya yang kedapatan ikut unjuk rasa ke gedung DPR RI.

"Kalau sanksi kita serahkan ke masing-masing sekolah. Kita sudah lakukan upaya pencegahan. Semoga tidak ada pelajar Kota Bekasi yang diamankan kembali," kata dia. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved