Breaking News:

Artis

Saat Batuk Menyerang, Bagaimana Cara Memilih Obat Batuk yang Tepat Versi Nirina Zubir?

Tidak hanya saat bekerja saja, batuk juga mengganggu aktifitas yang dilakukan bekas voice jockey (VJ) MTV Indonesia tersebut ketika bersama keluarga.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
istimewa
Nirina Zubir ketika hadir dalam pemecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan Peserta Edukasi Aksi Pintar Kalahkan Batuk Terbanyak yang diikuti lebih dari 7.000 partisipan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (29/9/2019). 

Bintang film Nirina Zubir (39) punya cara jitu ketika memilih obat batuk, baik untuk dirinya, maupun suami dan anak-anaknya.

Sebagai ibu, Nirina Zubir tidak ingin dua putra-putrinya sakit. Selebritas kondang tersebut berharap anak-anaknya selalu sehat.

Begitu pula dirinya dan Ernest Fardiyan Sjarief, suaminya yang juga musisi tersebut.

Nirina Zubir ketika hadir dalam pemecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan Peserta Edukasi Aksi Pintar Kalahkan Batuk Terbanyak yang diikuti lebih dari 7.000 partisipan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (29/9/2019).
Nirina Zubir ketika hadir dalam pemecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan Peserta Edukasi Aksi Pintar Kalahkan Batuk Terbanyak yang diikuti lebih dari 7.000 partisipan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (29/9/2019). (istimewa)

Ditengah kesibukan pekerjaan dan aktifitasnya, Nirina Zubir tetap berupaya menjaga kesehatan diri, suami dan anak-anaknya.

Kisah kedekatan Nirina Zubir bersama Ernest Fardiyan Sjarief serta Zivara Ruciragati Sharief dan Elzo Jaydo Anvaya --suami serta anak-anaknya-- dikisahkannya, Minggu (29/9/2019).

Nirina Zubir hadir di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, dalam rangka merayakan Hari Apoteker Sedunia yang diperingati setiap 25 September.

Nirina Zubir Saksikan Pemecahan Rekor MURI Peserta Edukasi Aksi Pintar Kalahkan Batuk Terbanyak.

Sering Diejek Teman dan Ingin Jadi Selebritas, Nirina Zubir Mencabut 4 Gigi Gingsulnya Supaya Cantik

Belakangan ini pekerjaan dan aktifitas Nirina Zubir sering terganggu datangnya batuk.

Tidak hanya saat bekerja saja, batuk juga mengganggu aktifitas yang dilakukan bekas voice jockey (VJ) MTV Indonesia tersebut ketika bersama keluarga.

"Ketika batuk, saya kehilangan momen berharga keluarga dan tidak bisa maksimal di pekerjaan," kata Nirina Zubir.

Nirina Zubir ketika hadir dalam pemecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan Peserta Edukasi Aksi Pintar Kalahkan Batuk Terbanyak yang diikuti lebih dari 7.000 partisipan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (29/9/2019).
Nirina Zubir ketika hadir dalam pemecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan Peserta Edukasi Aksi Pintar Kalahkan Batuk Terbanyak yang diikuti lebih dari 7.000 partisipan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (29/9/2019). (istimewa)

Saat itu juga Nirina Zubir biasanya akan segera mengatasi batuk berdahaknya.

"Ketika batuk, saya sering bingung memilih obat yang tepat. Namun, berkat bantuan apoteker, saya jadi mengetahui cara memilih obat batuk yang tepat," kata Nirina Zubir.

Bagaimana cara memilih obat batuk yang tepat versi Nirina Zubir?

Della Dartyan Jadi Hidangan di Keluarga Adipati Dolken dalam Film Love For Sale 2

Meramaikan Festival Film Pendek SIN, Rako Prijanto Menghadirkan Kembali Dono dan Kasino

Pertama, kata Nirina Zubir, pastikan obat batuk sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kedua, pastikan obat tersebut teruji efektivitasnya dan direkomendasikan pakar kesehatan.

"Bisolvon selalu menjadi solusi bagi saya dan keluarga. Apalagi Bisolvon terdiri dari berbagai varian yang praktis sehingga pas untuk digunakan seluruh keluarga," ucap Nirina Zubir seraya promosi.

Nirina Zubir ketika ditemui disela-sela syukuran 1 Juta penonton Film 'Keluarga Cemara', di Ecology Kemang, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).
Nirina Zubir ketika ditemui disela-sela syukuran 1 Juta penonton Film 'Keluarga Cemara', di Ecology Kemang, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Bisolvon sebagai salah satu merek obat batuk yang telah dipercaya di Indonesia selama lebih dari 45 tahun ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Pemecahan rekor yang dimaksudkan adalah untuk kategori Peserta Edukasi Aksi Pintar Kalahkan Batuk Terbanyak.

Aksi tersebut diikuti lebih dari 7.000 peserta. Selain edukasi, rangkaian kegiatan lain di acara tersebut adalah menari zumba, fun aerobic, dan talk show.

Konsumen Sering Bingung

Nirina Zubir yang juga menjadi healthy family influencer ini mengatakan, di tengah masyarakat sering dijumpai berbagai masalah penggunaan obat bebas (over the counter/OTC).

Kurangnya pemahaman tentang penggunaan obat tepat dan rasional memunculkan keluhan yang paling banyak ditemui adalah masalah batuk.

"Konsumen sering bingung membedakan batuk berdahak dan tidak berdahak," katanya.

Nirina Zubir ketika hadir dalam pemecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan Peserta Edukasi Aksi Pintar Kalahkan Batuk Terbanyak yang diikuti lebih dari 7.000 partisipan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (29/9/2019).
Nirina Zubir ketika hadir dalam pemecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan Peserta Edukasi Aksi Pintar Kalahkan Batuk Terbanyak yang diikuti lebih dari 7.000 partisipan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (29/9/2019). (istimewa)

Masyarakat juga harus memilih obat yang sesuai di antara sekian banyak jumlah obat batuk yang beredar di pasaran.

Oleh karena itu, apoteker memegang peranan penting dalam memberikan edukasi kepada konsumen mengenai penggunaan obat yang tepat.

Renni Septini, perwakilan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) mengatakan, apoteker memiliki ilmu dan pengetahuan luas mengenai industri farmasi dalam hal pembuatan obat-obatan.

Bersepeda Jakarta-Bali, Lewat Semarang Nirina Zubir Gowes Bareng Ganjar Pranowo

Rugi hingga Miliaran Rupiah dan Namanya Dicemarkan, Atta Halilintas Laporkan Bebby Fey ke Polisi!

"Kami memiliki tanggung-jawab untuk menjamin akses terhadap obat-obatan dan penggunaannya yang tepat, meningkatkan kepatuhan, dan banyak lagi," kata Renni Septini.

Obat, lanjutnya, juga harus digunakan bijaksana dan dalam dosis yang tepat, termasuk penyimpanan dan pembuangan yang baik dan benar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved