Liga Jerman

Philippe Coutinho: Kerja Keras Agar Bertahan di Puncak

Coutinho mencetak gol kedua Bayern ke gawang Paderborn. Hasil ini melonjakkan Bayern ke posisi puncak klasemen, menggeser RB Leipzig.

Editor: Dewi Pratiwi
gilabola
Philippe Coutinho 

Phillippe Coutinho dinobatkan sebagai man of the match saat Bayern Muenchen mengalahkan tuan rumah Paderborn 2-3 di laga pekan ke-6, Bundesliga, kemarin.

Ia mencetak gol kedua Bayern ke gawang Paderborn. Hasil ini melonjakkan Bayern ke posisi puncak klasemen, menggeser RB Leipzig.

"Kita harus terus bekerja keras untuk tetap menjadi yang teratas. Seperti yang selalu saya katakan, ini adalah liga hebat. Bundesliga selalu memiliki permainan yang intens. Apa pun bisa terjadi. Hanya kerja keras yang bisa membuat kita bertahan di puncak," kata Coutinho kepada Bundesliga.com setelah pertandingan.

Coutinho mengingarkan skuad Bayern untuk tidak berpuas diri setelah berhasil ke puncak.

Sebab, Bayern pun hanya unggul satu poin (14 banding 13 poin).

"Kami senang bahwa kami memenangi pertandingan dan kami berada di tempat pertama. Kami harus terus bekerja keras untuk mempertahankan posisi ini. Persaingan begitu sengit," kata Coutinho.

Sejak berlabuh di Allianz Arena Agustus lalu, Coutinho bermain 280 menit dalam karirnya di Bundesliga.

Ia tampil lima kali, dengan posisi starter tiga kali.

Lee Dong Gun Kirim Pesan Cinta untuk Istrinya Jo Yoon Hee di Lokasi Syuting

Jelang Debut, SuperM Rilis Video Baru

Siaran Langsung di Instagram, Sulli Pamer Dada Hingga Dikritik Warganet

Musim ini, performa Coutinho hanya kalah dari Robert Lewandowski dan Joshua Kimmich.

"Dia semakin memahami rekan-rekan satu timnya. Sebaliknya, para pemain Bayern juga sudah bisa memahami gaya Coutinho. Ini semakin memadukan tim," kata pelatih Bayern, Niko Kovac.

"Cara dia mengambil bola. Gerakan dan umpan pendeknya. Dengan itu semua, Coutinho memberi dimensi lain bagi tim. Coutinho sangat cerdas ketika menguasai bola," kata Niko.

Niko semakin mantap dengan pilihan Coutinho, menggeser Thomas Mueller.

Kali ini, ia menempatkan Coutinho di posisi penyerang kedua, persis di belakang Robert Lewandowski.

Ia bergeser dari posisi favorit sayap kiri. Niko Kovac memilih Serge Gnabry untuk ditempatkan di posisi sayap kiri yang biasa ditempati Coutinho.

Di kanan Coutinho, Kovac menempatkan Kingsley Coman.

Di menit-menit awal, Coutinho yang bergeser posisi punya peluang sangat bagus.

Menerima umpan Lewandowski, tendangan kaki kirinya melebar. Padahal ia berhadapan dengan kiper Paderborn.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Senin (30/9/2019)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved