Liga Inggris
Max Allegri Siap Gantikan Mauricio Pochettino
Allegri dikabarkan siap untuk mengambil pekerjaan di Tottenham jika Mauricio Pochettino berhenti.
Mantan Pelatih Juventus, Massimiliano Max Allegri, masih menikmati masa sabatikal bersama sang kekasih, Ambra Angiolini.
Ia resmi melepas kepelatihan di Turin Stadium di ujung kompetisi pada 30 Juni 2019.
Sejak itu, Allegri memilih untuk istirahat. Juventus memboyong pelatih Maurizio Sarri dari Stamford Bridge, kandang Chelsea.
Sarri harus bersaing dengan Antonio Conte yang kini tengah ngebut bersama Inter Milan yang diperkuat oleh Romelu Lukaku.
Allegri menikmati masa sabatikal dengan kursus-kursus.
Dan yang utama, ia ingin menumpahkan perhatian pada Ambra. Itu sekaligus menjadi pematangan program pernikahan.
Bisa jadi masa istirahatnya akan diperpendek. Gelagat penawaran menjadi pelatih mulai muncul.
Salah satunya dari Tottenham Hotspur. Bos Spus, Daniel Levy, sudah mulai main mata.
• Nasib Marco Giampaolo Ditentukan Dini Hari Nanti
• Fulham Minta Kompensasi dari Liverpool Soal Harvey Elliot
• Rebekah Vardy Tunjukkan Dukungan Untuk Jamie Vardy
Pochettino pun tak khawatir. Namanya sudah telanjur moncer. Ia pasti tak akan kesulitan untuk mendapatkan klub baru.
Real Madrid juga berminat untuk memboyongnya. Dan tak usah jauh-jauh.
Manchester United bahkan sudah lama mengincarnya. Apalagi pelatih Ole Gunnar Solskjaer dianggap gagal sehingga juga berpeluang didepak.
Beberapa media menyebutkan bahwa Allegri siap mengakhiri masa istirahat.
Allegri dikabarkan siap untuk mengambil pekerjaan di Tottenham jika Mauricio Pochettino berhenti.
Liga Inggris memang menjadi salah satu tujuan. Karena sudah meraih banyak trofi di Liga Italia, Allegri ingin mencari tantangan baru di Liga Inggris.
Chelsea dan Arsenal pernah meliriknya.
Menurut laporan The Sun, Allegri menunggu lamaran resmi untuk menggantikan Pochettino di Spurs.
• Jelang Debut, SuperM Rilis Video Baru
• Lee Dong Gun Kirim Pesan Cinta untuk Istrinya Jo Yoon Hee di Lokasi Syuting
• Metalica Tunda Tur di Australia dan Selandia Baru
Masa sukses Allegri diraih ketika membesut Juventus dari tahun 2014 hingga 2019.
Ia meraih lima gelar Serie A, empat gelar Coppa Italia, dan menjadi runner-up dua kali di Liga Champions selama lima tahun di Juventus.
Munculnya isu pemecatan terhadap Pochettino memang mengagetkan.
Sejak berlabuh di White Hart Lane, stadion lama Juventus, tahun 2014 dari Southampton, Poche tampil meyakinkan.
Tanpa banyak belanja pemain, ia mampu meracik tim berdasarkan pemain yang ada.
Spurs secara konsisten bertahan di papan atas. Bahkan belakangan mampu menjadi ikon London, mengalahkan tim-tim besar seperti Arsenal dan Chelsea.
Puncaknya adalah mencapai babak final Liga Champions 2019/2020.
Tapi sejak awal musim 2019/2020, performa Spurs anjlok. Spurs bertengger di posisi ke-7 klasemen.
Dari enam laga yang sudah dilewati, Spurs meraih dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Koleksi nilainya delapan poin.
Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Senin (30/9/2019)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/massimiliano-allegr-dan-ambra-angiolini.jpg)