Rusuh Papua

TRAGEDI Wamena Papua, Politisi Partai Gerindra Minta Jokowi Mundur, Ada Kepala Balita di Kampak

Tragedi Wamena Papua tunjukkan pemerintah lalaikan amanat konstitusi lindungi rakyat, karena itu politisi Gerindra minta Jokowi mundur.

TRAGEDI Wamena Papua, Politisi Partai Gerindra Minta Jokowi Mundur, Ada Kepala Balita di Kampak
Dok Staff Khusus Gubernur Papua/Kompas.com
Salah satu bangunan yang hangus terbakar saat terjadi kerusuhan di Wamena, Kabupaten, Jayawijaya, Papua, pada 23 September lalu, Rabu (25/9/2019) 

Tragedi Wamena Papua menunjukkan pemerintah lalai amanat konstitusi lindungi rakyat sendiri, karena itu politisi Partai Gerindra meminta Presiden Jokowi mundur. 

Pemerintah gagal lindungi warga negara sesuai amanat konstitusi terkait tragedi Wamena Papua.

Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi dianggap lalai laksanakan amanat konstitusi untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Karena itu, politisi Partai Gerindra meminta Jokowi mundur dari Presiden jika tak lagi mampu memimpin negara ini.

Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade mengaku belum melihat respon dari pemerintahan Presiden Jokowi mengenai tragedi Wamena Papua.

LIVE STREAMING Korea Open 2019: Ganda Indonesia Main Pagi Ini, Jadwal Lengkap Urutan Pertandingan

TERUNGKAP Harga Baju Farhat Abbas Jadi Viral Bikin Bingung Hotman Paris yang Belanja Miliaran Rupiah

"Sampai saat ini sy belum melihat Respon apa pun dr pemerintah pak @jokowi mengenai tragedi Wamena yg menyebabkan terbunuhnya Puluhan warga pendatang termasuk 9 Perantau Minang," ujar Andre.

Andre Rosiade yang juga Ketua DPP Ikatan Keluarga Minang mengatakan itu dalam kultwit di akun twitternya, kemarin.

Menurut Andre, anggota DPR terpilih dari Dapil Sumbar 1,  warga pendatang di Wamena Papua ada yang dibakar, dibantai, dan ribuan orang kini mengungsi.

"Mereka ada yang dibakar, bahkan balita usia 3 tahun kepalanya di kampak. Total 10 ribu warga mengungsi," ujar Andre Rosiade.

Selendang Mayang yang Semakin Susah Ditemukan

Andre Rosiade mengingatkan tugas pemerintah sesuai amanat UUD 1945, yakni melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved