Liga Italia
Nasib Marco Giampaolo Ditentukan Dini Hari Nanti
Disebutkan bahwa bila pelatih berusia 52 tahun itu gagal mempersembahkan kemenangan, maka manajemen Milan akan memecatnya.
Duel AC Milan melawan Fiorentina di pekan keenam Serie A Italia 2019-2020 menjadi laga penentuan lengsernya Marco Giampaolo.
Nasib Giampaolo sebagai pelatih AC Milan berada diujung tanduk.
Sebab, pertarungan Milan melawan Fiorentina di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Senin (30/9/2019) 01.4 WIB menjadi laga penentuan kariernya bersama Rossoneri.
Disebutkan bahwa bila pelatih berusia 52 tahun itu gagal mempersembahkan kemenangan, maka manajemen Milan akan memecatnya.
Hal itu dilakukan Milan lantaran kinerja Giampaolo tidak memuaskan di awal Serie A atau Liga Italia musim ini.
Dalam lima laga di Serie A, Milan membukukan dua kemenangan dan tiga kali kalah.
Bahkan, di dua laga terakhirnya Milan kalah dua kali berturut-turut. Milan kalah 0-2 dari Inter dan Torino menaklukan MIlan 2-1.
• J-Hope BTS Rilis Lagu Kolaborasi dengan musisi Amerika Bekcy G
• Ini Daftar Calon Pemenang Korea Drama Award 2019
• Blackpink Memasukkan Pengajuan Calon Artis Pendatang Baru Terbaik di Grammy Award 2020
Hal itu terjadi lantaran kurang tajamnya lini depan Milan. Terbukti dalam lima pertandingan Milan baru mencetak tiga gol.
Dua gol diantaranya melalui tendangan penalti.
Hasil itu membuat Milan terdampar ke peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Italia dengan enam poin.
Pelatih yang digadang-gadang akan menggantikan Giampaolo adalah Gennaro Gattuso.
Sebelumnya Gattuso dipecat Milan pada akhir musim lalu, karena gagal membawa Milan lolos kualifikasi Liga Champions 2019-2020.
Milan merekrut Giampaolo, karena dia dinilai dapat merevolusi gaya permainan Milan.
Nyatanya hal itu belum terlihat. Meski demikian Milan menilai Gattuso adalah pelatih yang mampu membawa progres untuk Milan.
• PSS Sleman Berambisi Kembalikan Tuah Maguwoharjo
• John Terry Beli Dua Anjing Penjaga untuk Melindungi Rumahnya
• Penata Tari Produce X Bae Yoon Jung Menikahi Mantan Pesepak Bola
Pelatih berusia 41 tahun itu mampu membawa Milan berada di peringkat keenam dan kelima dalam dua kesempatan di musim berbeda.
Selain Gattusso, Milan juga berharap mantan pelatih Inter, Luciano Spalletti, dapat menjadi pelatih Milan.
Kiper Milan, Gianluigi Donnarumma, mengklaim para pemain MIlan sepenuhnya mendukung kepelatihan Giampaolo.
Sebab itu, pemain Milan bertekad untuk mengeluarkan seluruh kemampuannya agar dapat mengalahkan Fiorentina.
"Kami semua bersamanya. Giampaolo adalah pelatih yang hebat. Maaf karena melawan Torino kami memiliki permainan yang hebat dan kami tidak pantas kalah. Kami membuat kemajuan dan buktinya ada. Kami harus bekerja keras untuk menemukan terobosan," kata Donnarumma.
Pemain berusia 20 tahun itu pun meminta dengan tegas kepada rekan setimnya untuk mengeluarkan amarahnya saat Milan menjamu La Viola, julukan Fiorentina.
Kemudian juga ia meminta agar pendukung Milan tetap antusias memberikan dukungannya.
"Bagi saya sendiri, saya akan berusaha keras agar gawang Milan tak kebobolan lagi. Saya menerima kritik yang diberikan kepada saya. Saya tahu ini masa yang sulit, tetapi saya meminta mereka mendukung kami, karena kami akan melakukan pekerjaan hebat," tandas Donnarumma.
Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Minggu (29/9/2019)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/marco-giampaolo.jpg)