Breaking News:

Hak Asasi Manusia

Terungkap Kejamnya Rezim Komunis China Memanen Organ Tubuh Muslim Uighur Tanpa Dibius di PBB

Rezim komunis China telah mengambil organ jantung, paru-paru, ginjal, serta kulit dari kaum Muslim Uighur dan anggota kelompok agama Falun Gong.

Forbes
Transplantasi organ yang dilakukan di China sangat kejam karena dilakukan pada masyarakat Muslim Uighur sebelum mereka tewas. 

SEJUMLAH kalangan mengungkap kejamnya rezim komunis China dalam memperlakukan warga negara di kawasan Xinjiang.

Tindakan biadab itu tentu mendapatkan kecaman dari seluruh dunia, tapi kegiatan itu terus dilakukan.

Masyarakat Muslim Uighur banyak dipisahkan dari keluarga mereka dan disiksa di kamp konsentrasi.

Kekejaman tersebut memicu banyaknya laporan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan pada kalangan yang beretnis Uighur.

Sebelumnya, China juga melakukan tindakan serupa pada pihak Falun Gong.

Sebagaimana diungkap Kompas.com, Pemerintah China disebut telah mengambil dan memperdagangkan organ manusia dari umat agama dan etnis minoritas yang dianiaya, termasuk Muslim Uighur.

Sebagaimana disampaikan organisasi nirlaba, China Tribunal di hadapan Dewan Hak Asasi Manusia PBB dalam pertemuan di Jenewa, pekan ini.

Fenita Arie Wujudkan Mimpi untun Melakoni Bisnis Fesyen

Organisasi itu menyebut pemerintah China telah mengambil organ jantung, paru-paru, ginjal, serta kulit dari kaum Muslim Uighur dan anggota kelompok agama Falun Gong.

Pengacara China Tribunal, Hamid Sabu, mengatakan kepada PBB bahwa organisasi itu memiliki bukti pengambilan organ tersebut.

"Pengambilan organ secara paksa dari tahanan, termasuk kaum minoritas agama Falun Gong dan Uighur telah berlangsung selama bertahun-tahun di seluruh penjuru China dalam skala yang signifikan," ujar Sabi dalam video yang telah dipublikasikan oleh China Tribunal.

Halaman
123
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved