Pariwisata

Dorong Wisata dan Budaya Pesisir Jakarta Melalui Kreatifitas Warga

Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Sudin Pariwisata terus berupaya mendongkrak pariwisata di Jakarta Utara, salah satunya yang dilakukan dengan mew

Dorong Wisata dan Budaya Pesisir Jakarta Melalui Kreatifitas Warga
Warta Kota/Joko Supriyanto
Foto ilustrasi: Beragam hiburan ditampilkan di acara Festival Budaya Betawi di Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (25/8/2019). 

Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Sudin Pariwisata terus berupaya mendongkrak pariwisata di Jakarta Utara, salah satunya yang dilakukan dengan mewadahi kreatifitas warga setempat.

Beberapa festival Wisata dan Budaya yang digelar di Jakarta Utara ini diharapkan mampu memperkenalkan kepada masyarakat akan budaya maupun wisata yang ada di Jakarta Utara.

Di antara festival yang digelar yaitu Festival Budaya Betawi Sunter yang digelar pada Sabtu (28/9/2019), Festival Madran Syukuran Laut Nelayan Cilincing pada Minggu (29/9) dan Festival Karya Jurnalistik Cilik di kawasan Cilincing Jakarta Utara, Sabtu (28/9).

Kasudin Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Utara, Rus Suharto mengatakan tiga festival yang digelar pada minggu ini merupakan sesuatu bentuk promosi kreatifitas warga yang berpotensi meningkatan perkembangan pariwisata.

"Jadi ini acara yang memang diberikan kepada masyarakat yang punya kreatifitas dan inovasi pelestarian budaya atau kaitan dengan promosi destinasi, ada dua aspek yang di tonjolkan aspek Pariwisata dan Budaya," kata Rus Suharto, Sabtu (28/9/2019).

 Mujahid 212: Saatnya STM Berjuang Jaga NKRI

 Mahfud MD Ungkapkan Alasan Jokowi Akhitnya Mau Berubah Pikiran Terbitkan Perppu UU KPK

 BEM UI Tolak Undangan Pertemuan dengan Jokowi, Minta Aktivis Dibebaskan

Seperti halnya Festival Budaya Betawi Sunter dimana, masyarakat diberikan wadah untuk untuk menampilkan atraksi yang di miliki wilayah itu, di lain sisi ada beberapa kuliner yang juga ditampikan untuk membantu perekonomian warga sekitar.

Sedangkan pada aspek Pariwisatanya, yakni menonjolkan danau sunter yang menjadi salah satu destinasi wisata di Jakarta Utara, dengan banyaknya kegiatan yang ditampilkan tentu diharapkan meningkatan warga yang datang ke Danau Sunter.

"Nah kebetulan masyarakat di danau sunter punya tradisi yang paling unggul yaitu alat musik pukul, nah dari aspek budayaanya, sunter ini punya sejarah itu yang diangkat artinya prospek kedepan, apa saja daya tariknya," katanya.

Selain itu adapula Festival Nyadran, dimana mengangkat aspek Budaya, kegiatan ini merupakan turun temurun persembahan para nelayan untuk laut sebagai tempat mencari sumber rezeki.

 KPAI Sesalkan Banyak Anak-anak Diajak dalam Aksi Mujahid 212 di Monas

Dengan Festival seperti ini maka dapat memperkenalkan Kebudayaan masyarakat sekitar, hanya saja dari segi Pariwisata perlu adanya peren serta pengembangan, untuk itu kegiatan ini sebagai pemicu instansi agar meningkatkan wisatawan sekitar.

"Kalo sudah banyak pengujung pasti Pemerintah bergerak untuk membenahi fasilitas yang ada seperti parkir, penerangan. Sehingga kedepan bisa menjadi pemicu intasnis lain untuk membenahi bersama-sama," katanya.

Tak hanya pengembangan Budaya dan Pariwisata, Sudin Disparbud Jakarta Utara juga mengali pontensi anak-anak nelayan dengan berada kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara dengan mengelar festival karya jurnalis cilik.

 KPAI Kecam Sekolah yang Ancam Keluarkan Siswanya Karena Ikut Demo Pelajar di DPR

"Edukasi ini bisa menjadi karya. Jadi mereka tindak hanya berkeliaran yang tidak memiliki manfaat. Nanti karya mereka pun akan di lombakan," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved