Banten

Akademisi: Pondok Pesantren Salafi yang Dikelola Secara Tradisional Berperan Tangkal Radikalisme

Pondok pesantren salafi yang dikelola secara tradisional dan berkembang di masyarakat dapat berperan menangkal radikalisme.

Akademisi: Pondok Pesantren Salafi yang Dikelola Secara Tradisional Berperan Tangkal Radikalisme
Istimewa
Foto ilustrasi: Gubernur Banten Wahidin Halim saat mengunjungi Pondok Pesantren La Tansa, Lebak, Banten, Rabu (11/9/2019). 

Pondok pesantren salafi yang dikelola secara tradisional dan berkembang di masyarakat dapat berperan menangkal radikalisme.

Pendapat itu diungkapkan oleh dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung Kabupaten Lebak Mochamad Husen saat dihubungi di Lebak, Provinsi Banten, Sabtu (28/9/2019).

"Semua pondok pesantren (ponpes) salafi itu mengajarkan tentang kebaikan (kemaslahatan), ibadah (ubudiyah) hingga cinta Tanah Air (kenegaraan)," kata Mochamad Husen.

Selama ini, menjurut dia, ponpes salafi di Tanah Air bagian terdepan untuk melawan kaum radikalisme, karena agama Islam penuh kedamaian dan kecintaan pada sesama manusia hingga alam dan lingkungan.

Produk ponpes salafi itu di antaranya untuk mencetak manusia yang berakhlak, bermoral, beradab, dan beriman kepada Allah SWT.

Selain itu juga melahirkan ulama, cendekiawan, dan kiai yang memiliki sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkarakter.

 Imam Shamsi Ali DICEKAL saat Akan Ceramah di Masjid PBB, Sebut Ada Pejabat Pendendam dan Anti Kritik

 Hari Ini Terakhir di DPR, Fahri Hamzah Tak Merasa Sedih Tinggalkan Ruang Kerjanya

 POLITISI Partai Demokrat Banding SBY dan Jokowi dalam Sikapi Demo Mahasiswa, Alamak Keras Sekali!

Oleh karena itu, keberadaan ponpes memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan bangsa melalui pendidikan agama Islam.

Selain itu juga memberikan pesan dakwah kepada masyarakat untuk menjalankan perintah Allah SWT, termasuk mencintai Tanah Air dan nilai-nilai empat pilar kebangsaan.

"Kami yakin ponpes mampu menangkal radikalisme," katanya menegaskan.

Menurut dia, selama ini banyak lulusan ponpes salafi juga menjadi abdi negara, seperti pegawai negeri sipil (PNS), Polri, dan TNI.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved