Unjuk Rasa Mahasiswa

REAKSI Aliansi BEM Soal Presiden Jokowi Undang Mahasiswa Berdialog di Istana Negara Jakarta

Presiden RI Jokowi Widodo alias Jokowi undang mahasiswa berdialog, di Istana Negara Jakarta, pada Jumat (27/9/2019).

Editor: Panji Baskhara
photocollage/wartakotalive.com/KOMPAS.com/M ZAENUDDIN
Presiden Joko Widodo dan demo mahasiswa di depan Gedung MPR/DPR di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019). 

Kali ini, Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi undang mahasiswa berdialog, di Istana Negara Jakarta, pada Jumat (27/9/2019).

Mengetahui mahasiswa diundang Jokowi berdialog di Istana Negara, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bereaksi.

Mengenai undangan Jokowi untuk mahasiswa berdialog di Istana Negara, BEM minta dialog dengan Jokowi dapat disaksikan masyarakat.

"Menyikapi ajakan pertemuan dengan Presiden Jokowi, Aliansi BEM Seluruh Indonesia hanya bersedia bertemu apabila dilaksanakan terbuka"

‎DUA Mahasiswa Sulawesi Tenggara Meninggal Saat Demonstrasi, Jokowi Ucapkan Belasungkawa

Menengok Perbedaan Samsung Galaxy A30 dan Galaxy A30s, Begini Rinciannya

VIDEO: Bebby Fey Tak Masalah Diacuhkan Atta Halilintar

"dan, disaksikan langsung oleh publik melalui kanal televisi nasional," ujar Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia, M Nurdiansyah, dalam ‎keterangan tertulisnya.

Pertemuan itu juga harus menjamin bahwa nantinya akan ada kebijakan yang kongkret demi terwujudnya tatanan masyarakat yang lebih baik.

"Presiden harus menyikapi berbagai tuntutan mahasiswa yang tercantum di dalam 'Maklumat Tuntaskan Reformasi" secara tegas dan tuntas," tegas M Nurdiansyah.

Nurdiyansyah mengatakan tuntutan mahasiswa telah disampaikan secara jelas di berbagai aksi maupun media.

Masih Ada yang Bingung, Simak Nih Perbandingan Spesifikasi Samsung Galaxy A20 dan Galaxy A20s

Penata Tari Produce X Bae Yoon Jung Menikahi Mantan Pesepak Bola

Kampung Halaman Diguncang Gempa 239 Kali, Glenn Berdoa untuk Ambon

Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini bukanlah sebuah pertemuan tetap sikap tegas Jokowi terhadap tuntutan mahasiswa.

Menengok ke belakang, ‎Nurdiyansyah ungkapkan belajar dari pertemuan BEM seluruh Indonesia dengan Jokowi di 2015, pertemuan itu digelar terurup dan hasilnya malah membuat gerakan mahasiswa jadi terpecah belah.

"Dalam sejarah lima tahun lalu, ruang dialog dengan pemerintah sangat terbatas. Aliansi BEM Seluruh Indonesia pernah diundang ke Istana Negara satu kali pada 2015"

"Akan tetapi undangan tersebut dilakukan di ruang tertutup. Hasilnya jelas, gerakan mahasiswa terpecah," imbuhnya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan mengundang perwakilan mahasiswa, terutama yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Jokowi bakal bertemu dengan mereka di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved