Rusuh Papua

Ditetapkan Tersangka Sutradara Sexy Killers Sebut Kasusnya Kecil Dibandingkan Persoalan Papua

Ditetapkan Tersangka Sutradara Sexy Killers Sebut Kasusnya Kecil Dibandingkan Persoalan Papua

Penulis: Muhammad Azzam | Editor:
Warta Kota/Muhammad Azzam
Jurnalis dan sutradara film dokumenter Sexy Killers, Dandhy Dwi Laksono saat ditemui di kediamannya di Perumahan Jatiwaringin Asri, Jalan Sangata 2 Blok I-2 Nomor 16, Jatiwaringin, Kota Bekasi, Jumat (27/9/2019). 

Jurnalis dan sutradara film dokumenter Sexy Killers, Dandhy Dwi Laksono ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyebaran kebencian.

Dandhy telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, akan tetapi tidak ditahan.

Adapun untuk kasus ujaran kebencian belum dirinci pihak kepolisian.

Akan tetapi menurut kabar beredar karena cuitannya di media sosial Twitter berisikan kritiknya kepada pemerintah terkait masalah di Papua.

"Saya pikir saya bukan korban pertama dari undang-undang ITE, dan sanggaan-sanggaan itu banyak yang lebih dahulu mengalami.

Dan saya satu dari sekian banyak warga negara yang mengalami ini," ujar Dandhy saat ditemui di kediamannya di Perumahan Jatiwaringin Asri, Jalan Sangata 2 Blok I-2 Nomor 16, Jatiwaringin, Kota Bekasi, Jumat (27/9/2019).

Atas penangkapan dan penetapannya sebagai tersangka, Dandhy meminta publik tetap fokus ke agenda yang lebih besar.

Pasalnya, kasusnya tidak ada apa-apa dibandingkan persoalan di Papua.

"Ya saya ingin publik tetap fokus ke agenda yang lebih besar, kasus saya engga ada apa-apanya dan kecil dibandingkan persoalan di Papua, mahasiswa yang tewas karena menuntut reformasi yang dituntaskan," ungkap dia.

Ia kembali menegaskan jangan terlalu beralih perhatian terhadap kasus yang menimpa dirinya. Hal dikarenakan panggung utamanya adalah bagimana reformasi dituntaskan.

"Jadi ini (kasusnya) hanya panggung kecil jadi perhatian publik energinya tetap ada. Tapi harus persoalkan yang lebih besar," paparnya.

Jurnalis dan sutradara film dokumenter Sexy Killers, Dandhy Dwi Laksono ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyebaran kebencian.

Dandhy telah melakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, akan tetapi tidak ditahan.

Jurnalis dan sutradara film dokumenter Sexy Killers, Dandhy Dwi Laksono saat ditemui di kediamannya di Perumahan Jatiwaringin Asri, Jalan Sangata 2 Blok I-2 Nomor 16, Jatiwaringin, Kota Bekasi, Jumat (27/9/2019).
Jurnalis dan sutradara film dokumenter Sexy Killers, Dandhy Dwi Laksono saat ditemui di kediamannya di Perumahan Jatiwaringin Asri, Jalan Sangata 2 Blok I-2 Nomor 16, Jatiwaringin, Kota Bekasi, Jumat (27/9/2019). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Kuasa hukum Dandhy, Alghifari Aqsa mengatakan kondisi kliennya itu sehat hanya saja masih kurang tidur karena harus melakukan serangkaian pemeriksaan kemarin hingga subuh.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved