Unjuk Rasa Mahasiswa

Disebut Bawa Batu dan Bensin, Kepala PMI Jakarta Timur Merasa Difitnah Aparat Kepolisian

Kepala Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur Eq Prasetyo mengaku sedih karena difitnah membawa batu saat membantu amankan unjuk rasa.

Disebut Bawa Batu dan Bensin, Kepala PMI Jakarta Timur Merasa Difitnah Aparat Kepolisian
twitter
Ambulan diduga menjadi pemasok batu saat aksi unjuk rasa 

Ia ingin pihak Kepolisian mengklarifikasi unggahan tersebut.

Eq menjamin petugasnya bekerja sesuai dengan prosedur.

“kami bukan pembawa batu, kami tidak mensuplay batu utk pendemo, apalagi menyediakan bensin untuk molotov. PMI diberikan mandat untuk Memberikan bantuan kemanusiaan dan pertolongan Medis,” kata Eq.

Ia mengaku sedih dan kecewa atas pemberitaan yang terlanjur viral itu.

Padahal kata Eq, PMI bertugas bukan hanya memberikan pertolongan medis kepada pendemo tetapi juga kepada aparat kepolisian.

“Kami sama seperti bapak-bapak aparat keamanan, kami ambil tugas yang penuh risiko ini demi kemanusiaan,” kata Eq.

Ia menjamin jika PMI tetap netral dalam menjalankan tugas.

“Kami tidak berpihak antara pendemo, aparat keamanan dan masy umum memiliki hak yg sama atas pelayanan PMI,” jelas Eq.

Sebagai Kepala PMI Jakarta Barat ia juga mengaku kecewa dengan pihak aparat yang dianggap telah menyebarkan hoax.

“Bapak bisa dituntut dan dapat membahayakan karir bapak. Seharusnya aparat keamananlah yang memastikan kami para petugas medis menjalankan tugas dengan aman,” kata Eq.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved