Penerbangan

Kembangkan Pendidikan dan Kualitas SDM, Citilink-GMF Bentuk GITC Indonesia dengan Berbagai Fasilitas

Adapun komposisi kepemilikan saham dari kedua perusahaan Garuda Indonesia Group ini yaitu 80% Citilink dan 20% GMF.

Kembangkan Pendidikan dan Kualitas SDM, Citilink-GMF Bentuk GITC Indonesia dengan Berbagai Fasilitas
Youtube
PESAWAT Citilink Indonesia Airbus A320 

Berbagai fasilitas disediakan oleh GITC Indonesia, termasuk simulator berbagai tipe pesawat seperti Airbus A320, Airbus A330, Boeing 737-800NG, ATR 72-600 dan CRJ1000.

BERSAMA perusahaan perawatan pesawat PT GMF AeroAsia Tbk (GMF), PT Citilink Indonesia (Citilink) membentuk anak usaha baru, yaitu PT Garuda Ilmu Terapan Cakrawala Indonesia (GITC Indonesia).

Anak perusahaan baru tersebut GITC Indonesia bergerak di bidang pendidikan aviasi dan non aviasi.

Adapun komposisi kepemilikan saham dari kedua perusahaan Garuda Indonesia Group ini yaitu 80% Citilink dan 20% GMF. 

Angkasa Pura II Tingkatkan Layanan ke Maskapai, Citilink Pindah Ke Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

Naik Citilink Indonesia, Bisa Kreasi Set Makanan Favorit dan Menikmatinya di Atas 35.000 Kaki

Citilink Indonesia Luncurkan Layanan Dining Experiences, Ini Keistimewaannya

Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia secara resmi meluncurkan layanan 'Dining Experiences'. Yaitu layanan khusus dimana penumpang dapat memilih dan mengkreasikan set hidangan favorit yang akan dinikmati di atas ketinggian 35.000 kaki.
Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia secara resmi meluncurkan layanan 'Dining Experiences'. Yaitu layanan khusus dimana penumpang dapat memilih dan mengkreasikan set hidangan favorit yang akan dinikmati di atas ketinggian 35.000 kaki. (Wartakotalive.com/Mohamad Yusuf)

"GITC Indonesia yang resmi berdiri pada 30 Agustus 2019 ini merupakan bentuk ekspansi bisnis Citilink dalam bidang pendidikan dan pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta dalam rangka mendukung operasional penerbangan," tutur Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo.

Pada tahap awal ini, lanjutnya, GITC Indonesia akan menyediakan fasilitas pendidikan bagi SDM untuk menunjang kegiatan operasional di lingkungan Garuda Indonesia Group, termasuk pendidikan untuk Pilot, Awak Kabin, Engineer dan juga Pegawai Darat.

“Dengan fasilitas, sarana, dan prasarana yang mumpuni serta tenaga pengajar yang ahli di bidangnya diharapkan GITC Indonesia mampu menghadirkan pendidikan di bidang aviasi yang berkualitas baik dan terpercaya,” tambah Juliandra dalam pernyataan resminya di Cengkareng, Senin (23/9/2019).

Ekspansi Berlanjut, Citilink Indonesia Terbang Perdana Rute Jakarta-Phnom Penh, Ini Jadwalnya

Ekspansi Citilink Indonesia di Asia Berlanjut, Hari Ini Rute Jakarta-Kuala Lumpur Dibuka

Bisnis Perawatan dan Perbaikan Pesawat, GMF Yakin Bisa Kalahkan Singapura dan Malaysia

Kru Garuda Indonesia melakukan pengecekan pesawat di hanggar 2 Garuda Maintenance Facilities (GMF), Bandara Soekarno Hatta.
Kru Garuda Indonesia melakukan pengecekan pesawat di hanggar 2 Garuda Maintenance Facilities (GMF), Bandara Soekarno Hatta. (KOMPAS.com/FITRI PRAWITASARI)

Ia juga memaparkan, ke depannya GITC Indonesia akan membuka fasilitas pendidikan di bidang aviasi untuk umum.

Adapun pelatihan yang disediakan mulai dari pendidikan untuk operasional maskapai (airline operation) hingga pendidikan untuk pengembangan bisnis maskapai (airline business).

Fasilitas

Untuk memberikan kualitas pendidikan terbaik GITC Indonesia yang saat ini bertempat di Duri Kosambi, Cengkareng, dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang lengkap mulai dari ruang kelas, lounge, hingga asrama.

Bahkan, GITC Indonesia juga menyediakan simulator berbagai tipe pesawat seperti Airbus A320, Airbus A330, Boeing 737-800NG, ATR 72-600 dan CRJ1000.

Melahirkan teknisi andal

Sementara itu Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan mengatakan bahwa pendirian anak usaha ini merupakan upaya GMF dalam rangka pemenuhan kualitas SDM yang dapat mendukung ekspansi bisnis.

Melalui pembentukan anak usaha yang fokus terhadap pengembangan kualitas dan pelatihan tenaga kerja, ke depannya GITC diharapkan dapat melahirkan teknisi-teknisi andal untuk mendorong percepatan pertumbuhan bisnis GMF.

“Ke depannya kami berupaya memperluas jangkauan penyedia pelatihan teknisi pesawat dengan menyasar pelanggan lain di luar Garuda Indonesia Group melalui GITC Indonesia,” ungkap Tazar.

Adapun bentuk pelatihan yang disediakan bersifat mandatory training, sehingga usaha gabungan ini memiliki potensi pasar yang besar dengan menarik MRO lain baik domestik maupun internasional.

Penulis: Fred Mahatma TIS
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved