Lifestyle

Kampung Tematik di Tangerang Kini Tak Lagi Cantik, Kusam dan Berdebu

"Keadaannya sudah parah sekarang. Kalau siang penuh debu, kalau malam seram karena enggak ada lampu penerangan jalan," ucap Yeni.

Kampung Tematik di Tangerang Kini Tak Lagi Cantik, Kusam dan Berdebu
Warta Kota/Andika Panduwinata
Mural di Kampung Kita, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, yang mulai terlihat kusam. 

Pemerintahan Kota Tangerang tengah gencar-gencarnya membangun kampung tematik di sejumlah wilayah.

Satu di antaranya yakni Kampung Kita (KPK) yang berlokasi di lingkungan RW 11 Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Kampung Kita diresmikan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

Orang nomor satu di Kota Tangerang ini mendatangi kampung tematik tersebut pada Sabtu (2/2/2019) lalu.

Namun seiring berjalannya waktu, Kampung Kita tak lagi cantik, justruk tampak memprihatinkan.

Kondisi Kampung Kita pun tak terawat.

Berdasarkan pantauan Warta Kota , kampung tematik tersebut kini terlihat lusuh. Dinding-dinding kusam dan berdebu.

Turunan Betawi Bekasi Bukan Berdarah Asing, Balita Perempuan Fauziah Atiqa Bermata Biru Cemerlang

Hari Ini, Bebby Fey Kirim Somasi Terakhir terhadap Youtuber yang Diduga Telah Melecehkannya

Lukisan dinding di Kampung Kita, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, yang berhiaskan tanda tangan Wali Kota Tangerang Arief R Firmansyah kondisinya sudah tidak terawat dan kusam, Rabu (25/9/2019).
Lukisan dinding di Kampung Kita, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, yang berhiaskan tanda tangan Wali Kota Tangerang Arief R Firmansyah kondisinya sudah tidak terawat dan kusam, Rabu (25/9/2019). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Goresan cat pada gambar mural sudah memudar. Bahkan tempat yang digadang-gadang sebagai destinasi wisata ini sangat sepi pengunjung.

"Sekarang sepi, sudah tidak terawat lagi," ujar Yeni (28),i warga sekitar, saat dijumpai Warta Kota di Kampung Kita, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Rabu (25/9/2019).

Menurutnya, pada masa awal kampung tematik ini dibangun dan diperkenalkan kemasyarakat memang sangat ramai didatangi pengunjung.

Bahkan, banyak orang berswafoto di tembok-tembok yang penuh lukisan dinding alias mural.

"Keadaannya sudah parah sekarang. Kalau siang penuh debu, kalau malam seram karena enggak ada lampu penerangan jalan," ucap Yeni.

Cerita Prilly Latuconsina Kerasukan Makhluk Halus Demi Danur 3

Jadi Film Terakhir, Prilly Latuconsina Berharap Danur 3:Sunyaruri Lebih Sukses dari Danur 1 dan 2

Hal senada diungkapkan warga lainnya yakni Hendro (37). Warga Gang Sirsak, Tanah Tinggi, Tangerang ini menyayangkan kondisi kampung tematik yang memprihatinkan itu.

"Bisa dilihat sendiri keadaannya berantakan acak-acakan. Padahal kan sayang sudah digambar pakai cat dinding itu. Cuma buang-buang duit lah kalau enggak terpakai lagi," kata Hendro.

Kampung Kita ini persis berada di bawah jalur akses Kereta Bandara Soekarno Hatta. Berkonsep penuh warna - warni dengan gambar mural pada dinding jalur Kereta Bandara tersebut. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved