Musik

Bike to Synchronize Festival, Gerakan Anti-Polusi Menuju Konser Musik di Kemayoran Jakarta Pusat

"Pihak penyelenggara akan menyediakan area parkir khusus dan loker penyimpanan khusus bagi para pesepeda."

Bike to Synchronize Festival, Gerakan Anti-Polusi Menuju Konser Musik di Kemayoran Jakarta Pusat
Warta Kota/Feryanto Hadi
Para pendukung Synchronize Festival 2019 di SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/9/2019). 

Bike to Synchronize Festival merupakan gerakan antipolusi menuju konser musik Synchronize Festival 2019.

Gerakan itu menjadi bagian kampanye kembali ke alam yang digagas panitia Synchronize Festival 2019.

Nantinya, masyarakat akan diajak bersepeda bersama menuju lokasi konser di area JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kiki Aulia alias Ucup, Program Director Synchronize Festival, dalam jumpa pers di  SCBD, Jakarta Selatan, mengatakan, mereka yang ingin mengikuti kegiatan ini, berkumpul di Plaza Blok M, pukul 15.00 WIB.

"Pihak penyelenggara akan menyediakan area parkir khusus dan loker penyimpanan khusus bagi para pesepeda,"ujarnya.

Perhelatan Synchronize Festival 2019 diselenggarakan pada 4, 5, dan 6 Oktober mendatang.

Didi Kempot hingga Para Jenderal Musik Melayu Meriahkan Panggung Synchronize Festival 2019

Selain menyediakan water refill station dan bike parking area demi memenuhi misi Green Movement, Synchronize Festival 2019 juga akan menyediakan fasilita lain untuk seluruh penonton.

Misalnya,  difabel viewing area & toilet, kids & nursery room, movie area, record market, merchant area, dan food & beverage area.

Green power electricity

Ucup menerangkan, seluruh kebutuhan listrik Synchronize Festifal 2019 total 2,7 juta Volt Ampere (VA).

Listrik  menggunakan sumber listrik ramah lingkungan dari PLN, dan tidak lagi menggunakan generator set.

"Sehingga tidak ada polusi udara maupun polusi suara di lokasi acara," katanya.

4 Pelaku Sindikat Ganjal ATM Dibekuk Polda Metro Jaya, Dua Pelaku Lainnya Masih Buron

Ridwan Kamil Resmikan Pembangunan Destinasi Wisata Air Kalimalang Mirip Sungai Cheonggyecheon Korea

Selain itu, ada gerakan bernama Bring Your Own Tumbler.

Penonton diperbolehkan membawa botol minuman yang dapat diisi di water refill station yang akan disediakan oleh pihak penyelenggara.

"Penonton hanya perlu membayar seikhlasnya agar tetap menghargai nilai dari air yang telah disediakan," kata Ucup.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved