Seluruh Pegawai Diskominfo Tangsel Jalani Tes Urine, Jika Ada yang Positif Bakal Diberikan Sanksi!

Dalam tes ini ada 7 parameter pemeriksaan. Di antaranya meliputi kokain, ganja, heroin, benzo atau obat-obatan, anvitamin, sabu, gorilla atau ganja

Seluruh Pegawai Diskominfo Tangsel Jalani Tes Urine, Jika Ada yang Positif Bakal Diberikan Sanksi!
warta kota
Petugas BNNK Tangsel sedang mengumpulkan urine para pegawai Diskominfo Kota Tangsel untuk selanjutnya diperiksa apakah mengandung narkotika atau tidak, Selasa (24/9/2019) 

Seluruh pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan telah menjalani pemeriksaan urine di kantornya di lantai 6 Gedung Puspem Tangerang Selatan, Selasa (24/9/2019).

Pelaksana Kepala Diskominfo Tangsel, Fuad, mengatakan, jika laporan dari pihak Badan Narkotika Nasional Kota Tangerang Selatan (BNNK Tangsel) menyebut ada pegawainya yang terindikasi penyalahgunaan obat terlarang, maka pegawai yang bersangkutan akan diberikan sanksi tegas.

“Saya berharap semua pegawai di lingkup Diskominfo hasilnya negatif. Namun jika ada yang terindikasi maka kita akan tindak sesuai aturan,” ucap Fuad kepada Wartakotalive.com.

Ia mengatakan, tes urine ini diikuti semua pegawai Diskominfo, termasuk dirinya. “Saya ikut tes dan lainnya juga ikut. Jika ada yang tidak ikut, maka akan dilakukan tes urine susulan,” tutur Fuad.

Dikatakan Fuad, pemeriksaan tes urine ini tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Ini dilakukan agar semua pegawai di Diskominfo dapat diperiksa apakah ada indikasi penyalahgunaan obat terlarang atau tidak.

Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Tangsel Vinna Tauria, menjelaskan kegiatan tes urine ini sebagai cara mencegah dan mengingatkan para PNS untuk tidak terlibat penyalahgunaan narkotika.

“Kita mengetes Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini mudah-mudahan pegawai yang kita tes tidak terindikasi pemakai narkoba,” ujar Vinna.

Dirinya menyebut masih ada pegawai Diskominfo yang belum melakukan tes urine.

“Pegawai yang belum mengikut tes urine diharapkan datang ke BNN untuk melakukan pemeriksaan susulan,” kata Vinna.

Dalam tes ini ada 7 parameter pemeriksaan. Di antaranya meliputi kokain, ganja, heroin, benzo atau obat-obatan, anvitamin, sabu, gorilla atau ganja cair.

“Sampai saat ini pemeriksaan hasilnya negatif, namun jika ada terindikasi narkoba maka akan dilakukan pemeriksaan ulang apakah mereka sedang meminum obat dari dokter. Kami akan melakukan kroscek dan lihat obatnya, maka jika kita temukan akan lakukan assesment,” paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved