Breaking News:

Warga Kabupaten Tangerang Harus Rogoh Kocek Hingga Rp 2,4 Juta Demi Bisa Mandi Pakai Air Bersih

SULASTRI (37) tampak menggerutu di belakang halaman rumahnya. Warga Sudirman, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang ini kelimpungan mendapatkan air bersih.

WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Warga Sudirman, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang harus menghemat air bersih untuk mencuci piring dan kebutuhan lainnya, karena kekeringan di musim kemarau. 

"Kalau saya mandi siang hari sekali dalam sehari."

INI Pasal yang Mengatur Napi Boleh Pulang ke Rumah dan Pelesiran ke Mal di Revisi UU Pemasyarakatan

"Anak-anak juga mandinya kalau pagi-pagi aja berangkat sekolah," sambungnya.

Sulastri berharap ada uluran bantuan pemerintah dalam permasalahan tersebut.

Terlebih, lokasi kediamannya berdekatan dengan Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.

Ditanya Perkembangan Kasus Novel Baswedan, Polri: Sabar, Tim Teknis Bekerja Keras Setiap Detik

"Dapat bantuan air baru dua kali. Ada mobil tangki datang ke sini."

"Itu juga sudah lama, kemudian tidak ke sini-sini lagi," papar Sulastri.

Hal senada diungkapkan oleh Joko (50), Ketua RT 02 RW 06 Blok H Sudirman, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

‎Bamsoet Ungkap DPR Ditekan Negara-negara Eropa Saat Bahas Pasal LGBT di RUU KUHP

Joko menjelaskan, warganya saat ini memang kesulitan memperoleh air bersih.

"Kami kan biasa pakai air tanah. Musim kemarau air kering. Jadinya tidak ada sama sekali dan harus beli," beber Joko.

Joko bahkan dalam sehari menghabiskan Rp 80 ribu untuk membeli air bersih.

Video Mesum Perempuan Berseragam ASN Dibikin Sebagai Kenangan Dua Guru Pernah Bercinta

Halaman
1234
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved