Breaking News:

Kesehatan

Usia Muda Jadi Sasaran Serangan Jantung, Kenali Tahapan Gejala Serangan Jantung

Samani mengatakan, mungkin aneh merasakan sakit di tempat-tempat yang tampaknya tidak ada hubungan dengan jantung.

Medical News Today
Ilustrasi gejala serangan jantung nyeri atau mati rasa di lengan kiri. 

“Terkadang jika Anda mengalami serangan jantung, Anda merasa ingin sakit, mereka pikir itu semua berkaitan dengan apa yang mungkin mereka makan. “

Gelaja  menunda diagnosis.

Menurut Samani--konsultan ahli jantung di RS Glenfield di Leicester, Inggris, kasus Walker tidak biasa bukan hanya karena usianya.

Menurut Samani, kasus Walker karena proses gejala serangan jantung yang lambat.

"Biasanya, itu tidak berlangsung selama beberapa hari, tetapi beberapa jam, sebagai lawan dari serangan jantung 'big bang' ketika dalam beberapa saat Anda tahu sesuatu telah berubah."

Serangan jantung mendadak terjadi karena arteri benar-benar tersumbat.

Namun, kata Samani mengatakan, hal itu hanya satu dari berbagai kemungkinan.

"Alasan Anda terkena serangan jantung karena lapisan dalam arteri rusak, ada plak kolesterol yang menghambat aliran darah, yang memungkinkan gumpalan terbentuk menghalangi arteri."

8 Manfaat Mereguk Air Kelapa, Mengurangi Risiko Serangan Jantung hingga Menurunkan Tekanan Darah

Dalam serangan jantung bertahap, katanya, arteri hanya tersumbat sebagian,

“Tetapi kemudian gumpalan itu mungkin mengalir ke bawah dan menyumbat arteri yang lebih kecil.”

Akibatnya,  rasa sakit di dada, kemudian mengendap ketika gumpalan itu pecah.

Mesin EKG boleh jadi tidak mendeteksi kesalahan, tetapi seakan menunda perawatan lebih lanjut.

Terlepas dari nyeri dada akut dan nyeri lengan tajam (biasanya di lengan kiri), gejala-gejala lain juga harus dicermati.

Menurut Philippa Hobson—perawat jantung dari Yayasan Jantung Inggris, gejala lain yakni sesak dada, kesemutan jari, sakit rahang, sakit perut atau punggung, sesak napas dan gangguan pencernaan.

Samani mengatakan, mungkin aneh  merasakan sakit di tempat-tempat yang tampaknya tidak ada hubungan dengan jantung.

Makan Acar Bisa Menangkal Radikal Bebas dan Mencegah Serangan Jantung, Ini Rahasianya

 Tetapi saraf yang mengirimkan sakit jantung ke otak juga memasok rahang dan lengan kiri dan sebagainya,  tetapi  otak tidak dapat membedakan dari mana asalnya. .

"Terutama saat Anda bertambah tua, harus berhati-hati,” kata Samani.

Bahkan, jika Anda sudah memiliki daftar gejala serangan jantung dan Anda tidak mengharapkan serangan jantung, Anda atau dokter  cenderung mengaitkan dengan penyakit lain.

Hal yang harus diwaspadai, kata Samani, sesuatu yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya.

Walker mengatakan, ketika lengannya mati rasa saat bangun tidur.

“Ttu khas dan terasa asing. Kita semua memiliki lengan, tapi tidak seperti itu. Rasanya seolah saya tidak memiliki lengan lagi."

Ketika dia pindah rumah sakit lain untuk operasi, setelah mengonsumsi aspirin dan istirahat, dia terkejut  seberapa baik perasaannya.

Perut Buncit dan Pinggang Berlemak Bisa Menyebabkan Serangan Jantung dan Stroke

"Saya mulai merasa malu, berharap mereka akan membawa saya ke sana dengan semua keriuhan ini dan itu hanya gangguan pencernaan," katanya.

 Tetapi jika dia tidak segera ke dokter,  "Saya mungkin akan melakukan henti jantung".

Dokter masih belum tahu apa yang menyebabkan serangan jantung Walker.

Dia tidak merokok atau menggunakan narkoba, meskipun BMI-nya saat itu dalam kisaran obesitas.

 Sejak kesembuhannya, dia telah kehilangan berat badan 25 kilogram dan rajin bersepeda.

Walker  menganggap, dirinya selamat dari serangan jantung.  "Hal terbaik yang pernah terjadi padaku,” kata Walker. (The Guardian)

Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved