Selain Merusak Paru-paru, Vape Bisa Memicu Kanker

Vape mengandung formaldehida, benzena, dan akrolein, zat kimia tersebut bersifat karsinogenik yang bisa memicu kanker.

Selain Merusak Paru-paru, Vape Bisa Memicu Kanker
Shutterstock
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Informasi mengenai maraknya kasus kerusakan paru-paru yang dialami ratusan orang di Amerika Serikat, dalam hitungan minggu, kian memicu polemik mengenai dampak buruk rokok elektrik.

Selama ini, termasuk di Indonesia, rokok elektrik atau vape digadang-gadang aman untuk dikonsumsi dan tidak memiliki dampak terhadap kesehatan seperti rokok tembakau.

Padahal perbedaan vape dengan rokok konvensional hanya pada kandungan tembakau.

Rokok konvensional menggunakan tembakau, vape tidak.

“Tapi vape mengandung zat lain yang sama berbahaya dengan rokok konvensional.”

Seluk Beluk Emas sebagai Produk Investasi

Begitu kata Perwakilan Departemen Penyakit Dalam Divisi Respirologi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr Iceu Dimas Kultsum SpPD, seperti dikutip dari Kompas.com.

Iceu mengatakan, dalam sejumlah penelitian terungkap, vape mengandung formaldehida, benzena, dan akrolein.

Zat kimia tersebut bersifat karsinogenik yang bisa memicu kanker.

Cara kerjanya, zat itu akan merusak inti sel, hingga terjadi perubahan struktur.

Perubahan ini selanjutnya menjadi asal muasal munculnya kanker.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved