Pilkada 2020

Pradi Supriatna Siap Tantang Walikota Depok di Pilkada 2020

Dari hasil survei Klinik Digital Vokasi Universitas Indonesia, Pradi sukses mengantongi 10 persen, hanya tertinggal dua persen dari Idris.

Pradi Supriatna Siap Tantang Walikota Depok di Pilkada 2020
Warta Kota/Alex Suban
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad 

Pradi Supriatna, wakil walikota Depok saat ini, siap kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang. 

Politisi Partai Gerindra itu bahkan tak akan sungkan jika harus menantang petahana, Mohammad Idris Abdul Somad, walikota Depok, yang menjadi pasangannya saat memenangi Pilkada 2015 lalu.

"Oh sangat siap saya mah (berkompetisi dengan Petahana)" ujar Pradi kepada Warta Kota, Senin (23/9/2019).

Wakil Walikota Depok Bantah Melompat ke PDIP, Tapi Akui Penjajakan Koalisi

Mohammad Idris Masuk Jalur Khusus DPP PKS untuk Bertarung di Pilkada Depok 2020

Komedian Qomar Ikut Daftar Dalam Penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok

Dari hasil survei yang dilakukan Klinik Digital Vokasi Universitas Indonesia, Pradi sukses mengantongi 10 persen.

Angka tersebut beda tipis dengan Idris yang berada di angka 12 persen.

Namun, sampai saat ini Pradi mengaku tetap memegang teguh janji kampanyenya kepada warga yang telah dipimpinnya sejak Februari 2016.

"Saya masih istiqomah untuk menyelesaikan tugas-tugas sesuai yang diamanatkan undang-undang, sebagai wakil mendampingi Walikota, memberikan saran dan sebagainya walaupun kebijakan ada pada beliau," ujar Pradi.

Idris Masuk Jalur Khusus dari PKS untuk Bertarung di Pilkada Depok 2020

Loncat dari Golkar, Pengusaha Muda Ini Pilih PDIP Jadi Kendaraan Menuju Kursi Wali Kota Depok 2020

Berkat Konsep Ini, Pelawak Qomar Ajukan Diri Jadi Wali Kota di Pilkada Depok 2020

Ambisi Baru

Pradi mengakui, memiliki ambisi untuk melangkah lebih tinggi dalam karier politik.

"Setiap orang yang ada di politik, pastilah ada keinginan untuk lebih luas lagi menyuarakan atau menyambungkan keinginan masyarakat," kata Pradi.

Dalam proses penyeleksian bakal calon nanti, Pradi mengatakan, Gerindra akan melihat hasil kajian seperti apa keinginan masyarakat dalam mencari pemimpin baru.

"Yang jelas kami ingin sarana dan prasarana betul-betul seperti yang diinginkan masyarakat, misal infrastruktur, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, termasuk pemberdayaan di masyarakat," ujar Pradi.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved