Senin, 18 Mei 2026

Liverpool Dapat Pelajaran Penting dari San Paolo

Kata Lawreson, kekalahan pada tengah pekan lalu adalah pelajaran penting bahwa untuk memenangi sebuah laga sebuah tim harus berada di level terbaik.

Tayang:
Penulis: Rusna Djanur Buana |
Kompas.com
Liverpool vs Napoli 

Dua gol Napoli di Stadion San Paolo yang datang di penghujung laga benar-benar menjadi tamparan keras bagi Liverpool.

Meskipun demikian, hasil buruk bisa mendatangkan sesuatu yang positif.

Mantan bek Liverpool Mark Lawrenson mengatakan, kemenangan beruntun di lima laga Liga Inggris mungkin saja membuat tim besutan Juergen Klopp lupa bagaimana rasanya ketika kalah.

Nah, kekalahan dari Napoli di laga pertama babak penyisiahan grup Liga Champions datang tepat waktu.

Itu menjadi pelajaran penting bahwa di sepak bola level tinggi, jika tidak mencetak gol dan kehilangan konsentrasi di lini belakang, maka kekalahan akan datang, entah di Liga Champions atau tidak.

"Liverpool memang luar biasa di final Mei lalu, tapi itu tidak berarti apapun pada September ini. Masalah ini yang harus segera diselesaikan. Perjalanan menuju final di Istambul masih panjang. Tapi saya tidak berpikir bahwa kekalahan itu akan memumpus harapan mereka lolos dari penyisihan grup," kata Lawrenson.

Lawreson menuturkan, kekalahan pada tengah pekan lalu adalah pelajaran penting bahwa untuk memenangi sebuah laga sebuah tim harus berada di level terbaik.

Sesuatu yang tidak ditampilkan Liverpool di Liga Champions musim ini saat bertemu lawan terbaik di Grup E.

Hendra/Ahsan Batal Turun di Korea Open 2019 karena Cedera

Gary Lineker dan Rachel Membatasi Aktivitas di Media Sosial

Marvel Studio Segera Rilis Video Infinity Saga

Menurutnya lini depan dan lini belakang Liverpool tampil tidak seperti biasanya.

Lawrenson khawatir Liverpool akan megulangi hal yang sama, ketika musim lalu nyaris gagal lolos ke babak 16 besar setelah tiga kali kalah di semua laga away.

"Situasinya mungkin tidak sama persis karena musim lalu, selain Napoli Liverpool juga satu grup dengan Paris Saint-Germain. Musim ini, saya tidak pernah berpikir bahwa Liverpool akan finis di bawah Genk atau Salzburg. Itu yang menjadi alasan mengapa kekalahan dari Napoli hanya sedikit kemunduran karena saya sangat yakin Liverpool bakal lolos ke babak 16 besar," imbuhnya.

Lawrenson mempertanyakan kesalahan yang dilakukan dua pemain belakanng Andt Robertson dan Virgin van Dijk yang berujung pada dua gol Napoli.

Menurutnya kesalahan seperti itu tidak pernah terjadi di Liverpool.

Robertson terlihat terlalu "malas" saat menghambat lajo Jose Callejon yang berbuah penalti. Gol kedua mutlak menjadi tanggung jawab Van Dijk,

"Saya tidak pernah membayangkan Liverpool melakukan kesalahan saat melakukan back pass, apalagi itu dilakukan oleh Van Dijk. Namun sebelum dua kesalahan itu, lini belakang Liverpool bermain bagus," ujar Lawrenson.

Liverpool kembali bermain di Liga Champions pada 3 Oktober mendatang dengan menjamu wakil Austria Salzburg di laga kedua.

Sebelumnya Salzburg membantai Genk 6-2.

BTS Bakal Vakum 5 Tahun untuk Wajib Militer, Versi Animasi BTS World Sedang Digarap

RM BTS Sumbang 1,2 Miliar Rupiah ke Sekolah Tuna Rungu

BTS Bakal Tampil di Konser Tahunan Jingle Ball di Amerika Serikat

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved