Komunitas

KGN JKS Nobar Film 'Hayya The Movie' ‎bersama Anak Yatim di Studio XXI Epecentrum Walk

FILM 'Hayya The Movie' yang bernuansa religi dan berkisah tentang anak di konflik Palestina, saat ini menarik banyak minat masyarakat luas.

KGN JKS Nobar Film 'Hayya The Movie' ‎bersama Anak Yatim di Studio XXI Epecentrum Walk
Wartakotalive.com/Ign Agung Nugroho
Anggota Koperasi Garudayaksa Nusantara cabang Jakarta Selatan (KGN JKS) nonton bareng (nobar) film 'Hayna The Movie' bersama anak yatim di studio XXI Epecentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019). 

"Film Hayya The Movie mengajarkan kita untuk memaknai pentingnya kepedulian terhadap sesama. Ini bagus untuk edukasi terhadap anak-anak..."

FILM 'Hayya The Movie' yang bernuansa religi dan berkisah tentang anak di konflik Palestina, saat ini menarik banyak minat masyarakat luas untuk datang ke bioskop.

‎Seperti terlihat di studio XXI Epecentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019) lalu, puluhan anak yatim bersama anggota Koperasi Garudayaksa Nusantara Jakarta Selatan (KGN JKS) nonton bareng (nobar) film ‎yang dibintangi Fauzi Baadila, Amna Hasanah Sahab, dan lainnya itu.

Rumawati Ruseno Ketua KGN JKS mengatakan, acara nobar Film Hayya The Movie ini bagian dari misi sosial KGN yang bertepatan dengan bulan Muharram yang dikenal dengan bulannya anak yatim.

Makmur Semenjak Menikah, Nia Zatulini Bantah Vakum Main Film Lantaran Dilarang Suami

Merasa Kerepotan Mengurus Tiga Anak, Nia Ramadhani Mulai Pikir-pikir Menambah Momongan

"Kami dari KGN cabang Jakarta Selatan ingin berbagi kebahagiaan dengan mengajak anak-anak yatim menonton film bareng di bioskop. Sesuatu hal yang mungkin jarang mereka nikmati dalam keseharian kehidupan mereka," kata Rumawati di sela-sela acara nobar.

Dengan acara nobar bersama anak yatim ini, Rumawati berharap anak-anak itu bisa ‎mendapatkan pelajaran berharga dari film tersebut.

"Film Hayya The Movie mengajarkan kita untuk memaknai pentingnya kepedulian terhadap sesama. Ini bagus untuk edukasi terhadap anak-anak," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan adanya rasa peduli, dapat digunakan sebagai alat pemersatu.

"Dengan itu kita dapat mempererat keharmonisan dengan lingkungan yang akan memperkecil permusuhan di tengah berbagai macam perbedaan," kata Rumawati.

‎Dalam kesempatan itu, turut hadir selebritis Meyda Safira, sutradara Justis Arimba, Ustaz Erick, mantan Menpora Adhiyaksa Daud, serta para tamu undangan lainnya.

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved