Belum Ada Solusi buat Warganya yang Terimbas Proyek Double Double Track, Bima Arya Minta Ditunda

Jadi kita minta ditunda dan tidak terburu-buru sampai semua ada kepastian, saya ingin membantu bapak ibu karena saya sudah paham dan bisa merasakan

Belum Ada Solusi buat Warganya yang Terimbas Proyek Double Double Track, Bima Arya Minta Ditunda
Tribun Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya 

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, minta agar pembangunan jalur rel ganda (double track) Bogor-Sukabumi ditunda. Sebab pihaknya melihat belum ada solusi bagi warganya yang terkena proyek tersebut.

“Kita paham, saya juga paham program ini program pusat yang menjadi prioritas, tapi Insya Allah Pemerintah Kota Bogor tidak akan diam. Walaupun program pemerintah pusat harus kita jalankan, tapi bapak-ibu adalah warga saya, warga Kota Bogor yang harus dibela semuanya,” tegas Bima di depan Poskamling RW. 10 Parung Jambu, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Sabtu (21/9/2019).

Kepada Camat Bogor Selatan, Bima memerintahkan untuk segera melakukan beberapa langkah, diantaranya berkoordinasi dengan BPKAD Kota Bogor untuk mencari lahan yang merupakan aset Pemkot Bogor untuk dibangun rumah susun dengan bantuan pemerintah pusat.

Langkah lain yang akan diupayakan adalah meminta agar pemerintah pusat tidak terburu-buru dalam melaksanakan proses relokasi sebelum warga mendapat kepastian mengenai jumlah uang kerohiman yang adil bagi semua.

Kepastian lokasi mana saja yang terkena proyek double track dan kepastian tempat relokasi sementara.

“Jadi kita minta untuk ditunda dan tidak terburu-buru sampai semua ada kepastian, saya ingin membantu bapak dan ibu karena saya sudah paham dan bisa merasakan, yang sudah puluhan tahun, pasti ingin tetap ngariung bersama keluarga. Insya Allah kita ikhtiar bersama, memang jalannya tidak mudah, butuh proses dan waktu,” ujarnya.

Kepada warga, Wali Kota menegaskan akan berkirim surat ke PT. KAI dan kementerian terkait dengan tembusan kepada presiden.

Bersama dengan perwakilan DPRD Kota Bogor ia akan melaksanakan audiensi dengan menteri terkait, bahkan jika bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, perwakilan warga menyampaikan keluhan, keinginan dan harapan para warga yang terdampak proyek pembangunan jalur ganda, mulai dari Ketua RW 10 Kelurahan Empang, Ketua LPM Batutulis dan Lawang Gintung, perwakilan warga Cipaku dan yang lainnya.

Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved