Lingkungan

World Cleanup Day Indonesia Catat Ada 4000 Lokasi Tempat Pembuangan Sampah Ilegal

"Seperti tahun lalu saja kita lakukan pemetaan ada 1.300 titik sampah ilegal di 34 Provinsi di Indonesia. Bisa jadi itu akan terus bertambah."

World Cleanup Day Indonesia Catat Ada 4000 Lokasi Tempat Pembuangan Sampah Ilegal
Warta Kota/Muhammad Azzam
Warga berfoto di Hutan Kota Bekasi, Bekasi Selatan, saat digelar aksi Cleanup Day Indonesia, Sabtu (21/9/2019). 

World Cleanup Day Indonesia mencatat ada 4.000 titik lokasi tempat pembuangan sampah ilegal tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.

Data itu bisa lebih tinggi karena informasi tersebut  berdasarkan laporan dari warga setempat di aplikasi Clue Smart City.

"Seperti tahun lalu saja kita lakukan pemetaan ada 1.300 titik sampah ilegal di 34 Provinsi di Indonesia. Bisa jadi itu akan terus bertambah," ujar Agustina lskandar.

Agustina Iskandar merupaka leader World Cleanup Day Indonesia  yang mengatakannya saat acara World Cleanup Day 2019 di Hutan Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (21/9/2019).

Dia menjelaskan, kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang harus diubah yakni mengubah lahan kosong menjadi tempat pembuangan sampah.

Aksi Serentak di 34 Provinsi, Wolrd Cleanup Day Indonesia Targetkan 30.000 Ton Sampah Terkumpul

Menurut dia, lahan kosong jangan dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal.

"Lokasi sampah ilegal ini kan dari kebiasaan masyarakat Indonesia kalau ada lahan kosong dijadikan tempat sampah ilegal."

"Ada juga pemilik lahan yang cari untung membolehkan lahannya dijadikan tempat sampah ilegal, padahal itu tidak boleh," ucapnya lagi.

Kebanyakan lahan kosong bisa dijadikan lokasi bermain anak-anak tetapi justru dijadikan tempat sampah ilegal.

"Ini yang jadi perhatian dan kedepannya kami lapisan masyarakat bersama pemerintah daerah dan pusat akan lakukan gerakan untuk mengurangi titik yang dijadikan ilegal dumping itu," katanya.

World Cleanup Day Indonesia Dipusatkan di Hutan Kota Bekasi, Target 13 Juta Relawan

Sementara Sekretaris Jendral Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Hendroyono mengatakan, persoalan sampah bukan hanya  tanggung jawab pemerintah.

Akan tetapi, masalah lingkungan menjadi tugas bersama, masyarakat, swasta, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

"Maka dari itu butuh dilakukan gerakan agar meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah ini. Tentunya pemerintah akan terus mendorong agar itu terwujud," katanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved