Kebakaran Hutan

MIRIS Dampak Asap Kebakaran Hutan, Bayi Usia 3 Hari Meninggal Bibirnya Menghitam

Dampaknya tidak hanya hutan, tapi juga mahluk hidup yang tinggal di area hutan dan yang paling parah asapnya tercium manusia.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Kedua orang tua bayi yang baru berusia tiga hari ini tak kuasa melihat anak yang mereka nantikan terbujur kaku. 

PERISTIWA kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda di beberapa wilayah di Indonesia semakin hari kian parah saja.

Dampaknya tidak hanya hutan, tapi juga mahluk hidup yang tinggal di area hutan dan yang paling parah asapnya tercium manusia.

Dampak karhutla membuat sesak napas. 

Salah satu korban bayi berusia 3 hari mengalami sesak napas dan meninggal dunia.

VIRAL Ular Berkaki Ditemukan Mati di Lokasi Karhutla Riau, Simak Penjelasan Lengkap Ahli Herpetologi

Sejumlah titik api dilaporkan tersebar luas di wilayah hutan Kalimantan dan Sumatera.

Melansir Tribunnews, hasil deteksi hotspot (titik api) BMKG Kaltim menunjukkan terdapat 57 titik panas yang berpotensi terbakar berkisar 81-100 persen.

Selain itu, ada 53 titik panas yang potensi kebakaran berkisar antara 71-80 persen di 10 kabupaten atau kota hingga Senin (9/9/2019).

Ini Daftar Hewan Raksasa & Langka yang Tewas Akibat Karhutla Riau, Ada Ular Berkaki & Penjelasannya

Dilansir Wartakotalive dari Tribunnews, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Yohanes mengatakan bahwa sejak Agustus terakhir, Indeks Standar Pencemaran Udara atau ISPU di wilayah Kalimantan turun naik di angka 400-an.

Angka ini termasuk ke dalam kualitas udara dengan kategori membahayakan.

Setidaknya sekitar 11 ribu lebih pasien telah tercatat Dinas Kesehatan Kalimantan memiliki keluhan terkait gejala infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA.

Viral Sepatu Jokowi Belepotan Tanah Lokasi Kebakaran Hutan, Ada yang Tanya Foto Rontgen Paru Mana?

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved