Properti

Daripada Menghapus IMB, Lebih Baik Pemerintah Sinkronkan Aturan Pusat-Daerah Biar Tak Tumpang Tindih

Rencana pemerintah menghapus IMB disesalkan sejumlah pihak, meskipun hal tersebut dimaksud untuk memperlancar investasi properti.

Daripada Menghapus IMB, Lebih Baik Pemerintah Sinkronkan Aturan Pusat-Daerah Biar Tak Tumpang Tindih
Warta Kota/Fred Mahatma TIS
ILUSTRASI Sebuah proyek properti hunian tapak 

RENCANA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil untuk menghapus izin mendirikan bangunan (IMB) dan menggantinya dengan peraturan pengganti undang-undang (Perpu) tentang Omnibus Law disesalkan sejumlah pihak.

Tak hanya oleh para pelaku bisnis terkait, terutama pengembang, meskipun penghapusan IMB ini dimaksudkan Sofyan untuk memperlancar investasi properti, juga pakar pertanahan dan properti.

Hal ini karena sejumlah prinsip dasar dan potensi persoalan yang akan timbul di kemudian hari jika kelak IMB jadi dihilangkan.

Suku Bunga Acuan BI Turun, Pengamat: Tidak Langsung Berdampak ke Properti

Bisnis Properti Masih Lesu, Ini Dampaknya Terhadap Produk Sanitasi

Padahal, IMB adalah benteng terakhir yang harus dikantongi pengembang (juga masyarakat umum) untuk mendirikan sebuah bangunan, baik rumah atau fungsi dan jenis properti lainnya.

Esensi IMB adalah izin pemanfaatan ruang yang paling teknis dan paling terakhir sebelum suatu pembangunan bisa dilaksanakan.

Adapun izin pemanfaatan ruang lain adalah izin prinsip, izin lokasi, dan izin penggunaan pemanfaatan tanah (IPPT).

Kewenangan untuk izin prinsip diserahkan kepada pemda.

Namun, untuk izin lokasi dan IPPT sejatinya diterbitkan sebelum IMB untuk proyek-proyek tertentu atau untuk perolehan tanah yang melebihi skala luasan tertentu.

Tak Terpengaruh Pilpres dan Libur Panjang Idul Fitri, Apartemen Cimanggis City Dulang Rp 20 Miliar

Topping Off Gedung Universitas Esa Unggul Kota Harapan Indah, Semester Ganjil Sudah Beroperasi

ILUSTRASI -- Proyek hunian murah di kawasan Bogor
ILUSTRASI -- Proyek hunian murah di kawasan Bogor (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Penghilangan IMB harus dievaluasi

Pakar hukum pertanahan dan properti Eddy Leks berpendapat, IMB dibuat untuk mengendalikan tata ruang.

Tak hanya itu, IMB juga berfungsi untuk menjaga keselarasan bangunan-bangunan di suatu zona tertentu dalam skala kecil (setingkat kecamatan) dan juga skala lebih luas, yaitu kabupaten/kota dan provinsi.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved