Berita Video

VIDEO: Laporkan Akun Youtube Yang Dinilai Rasis, Masyarakat Maluku Tak Ingin Kasus Papua Berulang

"Kami harap polisi cepat bertindak, amankan orang ini, sehingga tidak berimplikasi negatif atas stabilitas keamanan di Indonesia," katanya.

VIDEO: Laporkan Akun Youtube Yang Dinilai Rasis, Masyarakat Maluku Tak Ingin Kasus Papua Berulang
youtube
Komentar di Video Ini Dilaporkan ke Polisi 

Para pemuda dan warga Maluku di Jabodetabek yang tergabung dalam Masyarakat Maluku Satu Gandong (Masaga) Islam-Kristen, melaporkan akun youtube Ari Novriandi, karena atas komentarnya di media sosial youtube, telah dianggap rasis atau mencemarkan nama baik warga Maluku atau suku Ambon, Jumat (20/9/2019).

Laporan tercatat dalam nomor LP/6004/IX/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus, tertanggal 20 September 2019.

Akun youtube Ari Novriandi dilaporkan atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik Pasal 27, Pasal 45, Pasal 28, UU ITE.

Pelapor atas nama Reandy Dofra Kalitouw, warga Maluku di Jabodetabek yang kebetulan berprofesi sebagai Advokat. Ia didampingi sejumlah warga Maluku dalam Masaga Islam-Kristen yang sebagian besar adalah advokat.

Kuasa hukum pelapor, Fredi Moses Ulemlem, mengatakan pelaporan dilakukan agar persoalan ini tidak berkembang lebih jauh dan memicu kemarahan warga Maluku atau masyarakat suku Ambon.

"Tujuan pelaporan agar kemudian tidak memunculkan sikap sukuisme di masyarakat.
Semua yang ada dalam bingkai NKRI patut kita menjalin silahturahmi dan toleransi, antar suku, antar agama dan antar etnis," kata Fredi di Mapolda Metro Jaya usai mendampingi pelapor membuat laporan, Jumat (20/9/2019).

Ia mengatakan warga Maluku tidak ingin masalah ini memicu seperti yang terjadi ke warga Papua.

"Kita tidak ingin peristiwa Papua berulang atau berlanjut dengan kasus ini. Sehingga kami berharap polisi bertindak cepat," katanya.

Sebab kata dia semua warga memiliki harkat dan martabat yang sama.

"Kita sendiri lihat persoalan Papua hari ini belum selesai dan masih hangar. Jangan sampai orang Maluku turun ke jalan. Kami tidak ingin itu terjadi. Sehingga kami anak-anak Maluku dengan kesadaran dan kebetulan profesi kami advokat, kami melaporkan ini ke polisi. Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved