Berita Video

VIDEO: Enam Pelaku Tawuran Antar Pemuda Bukit Duri Ditangkap Polsek Tebet

Keenam pelaku tersebut antara lain RAR sebagai pelaku pembacokan korban terhadap Zainal dengan clurit, EK sebagai pelaku penyiraman air keras

VIDEO: Enam Pelaku Tawuran Antar Pemuda Bukit Duri Ditangkap Polsek Tebet
Istimewa
Pemuda yang diamankan polisi terlibat tawuran di kawasan Jalan Bukit Duri Tanjakan Dalam 10 RT 03/08 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (19/9/2019) malam. 

Aksi tawuran yang kembali terulang di kawasan Jalan Bukit Duri Tanjakan Dalam 10 RT 03/08 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (19/9/2019) ditindaklanjuti pihak Kepolisian dengan penangkapan. Berdasarkan penyelidikan sementara, terdapat enaknya orang pemuda yang ditangkap pasca kejadian.

Penangkapan para pemuda tersebut diungkapkan Kapolsek Tebet, Kompol Alam Nur berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian. Diketahui terdapat enam orang pemuda yang sangat jelas terlihat melakukan penyerangan.

Keenam pelaku tersebut antara lain RAR sebagai pelaku pembacokan korban terhadap Zainal dengan clurit, EK sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap korban Tommy dan Jaka serta DE sebagai provokator.

Selain itu, pihaknya turut mengamankan IB sebagai pelaku penyerangan, GI pelaku yang merekam saat tawuran terjadi sekaligus menerima clurit dari Ariel setelah membacok Zainal serta KA pelaku penyiraman air keras yang terlihat dalam rekaman video.

"KA terekam dalam kamera menjadi salah satu pelaku penyiraman air keras, yang bersangkutan ikut tawuran dan membawa gayung," ungkapnya dihubungi pada Jumat (20/9/2019).

Atas peristiwa tersebut, pihaknya mengamankan seluruh pelaku berikut barang bukti antara lain sebilah clurit yang masih terdapat darah, sebuah jerigen berukuran dia liter berisi 1/4 air keras dan sebuah batu.

"Kasus masih dalam Pemeriksaan dan Pengembangan Unit Reskrim Polsek Tebet," jelasnya.

Pemicu Tawuran

Berdasarkan keterangan saksi, Benyamin Benangun (57) selaku Ketua RT 03/08 Bukit Duri, Kompol Alam Nur menyebutkan pemicu awal tawuran antara pemuda RW 08 Bukit Duri dengan pemuda RW 12 Bukit Duri pada Kamis (19/9/2019) malam berawal dari kesalahpahaman.

Sebab, kedatangan sejumlah pemuda asal RW 12 Bukit Duri ke tongkrongan pemuda RW 08 Bukit Duri guna mencari seorang pemuda asal RW 09 Bukit Duri bernama Angki dimentahkan para pemuda RW 08 Bukit Duri.

Padahal, pencarian tersebut karena Angki disangkakan merupakan seorang mata-mata dari pihak Kepolisian. Hal itu ditunjukkan dari penangkapan yang dilakukan oleh anggota Polda Metro Jaya terhadap sejumlah pemuda asal RW 12 atas sejumlah kasus pada sekira bulan Agustus 2019 lalu.

Atas hal tersebut, para pemuda yang berasal dari RW 12 mencurigai para pemuda RW 08 melindungi Angki, sehingga keributan pun pecah hingga berujung tawuran di Jalan Bukit Duri Tanjakan, tepatnya depan Gang 10 sebelah Puskesmas Bukit Duri pada pukul 22.15 WIB. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved