Inovasi Layanan PARADISIA, Wujudkan Pelayanan Publik Ramah Disabilitas dan Lansia

Salah satu hak penyandang disabilitas adalah mendapatkan hak yang sama untuk mengakses pelayanan di tengah masyarakat, begitu pula dengan kaum lansia.

Inovasi Layanan PARADISIA, Wujudkan Pelayanan Publik Ramah Disabilitas dan Lansia
Dok DPMPTSP DKI Jakarta
Peluncuran program PARADISIA di UP. PTSP Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019). 

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta telah menyatakan ketegasan untuk membela hak- hak penyandang disabilitas dan kaum lanjut usia (lansia) dalam rangka menuju Indonesia yang inklusi dan ramah disabilitas.

Berangkat dari hal tersebut, Unit Pelayanan (UP) PTSP Kecamatan Cakung meluncurkan inovasi layanan terbaru yakni, PARADISIA yang merupakan singkatan dari Pelayanan Ramah Disabilitas dan Lanjut Usia sebagai bentuk impelementasi Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 14 tahun 2019 tentang Penyediaan Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas di Lingkungan Pemerintah Provinsi  DKI Jakarta.

Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Uus Kuswanto, dalam sambutannya mengungkapkan meningkatnya pengetahuan dan pengaruh kondisi global memicu tuntutan dan keinginan masyarakat terkait pelayanan publik yang lebih efektif. Dewasa ini hampir seluruh lapisan masyarakat telah menyadari hak- haknya sebagai warga negara.

“Dalam Intruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 14 Tahun 2019 disebutkan bahwa setiap SKPD diwajibkan menyediakan sarana dan prasarana penunjang Disabilitas dan Lanjut Usia. 

Untuk itu saya mengapresiasi program PARADISIA ini yang diciptakan dengan semangat memudahkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan kaum lansia dalam memperoleh pelayanan perizinan dan non perizinan,” ujar Uus saat meluncurkan secara resmi program PARADISIA di UP. PTSP Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019).

Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menegaskan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta menjamin kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas dan kaum lansia dalam segala aspek penyelenggaraan negara dan  masyarakat. Pemerintah pun telah menjamin perlindungan penyandang disabilitas dari tindakan diskriminasi dan menjunjung hak- hak penyandang disabilitas.

“Salah satu hak penyandang disabilitas adalah mendapatkan hak yang sama untuk mengakses pelayanan di tengah masyarakat, begitu pula dengan kaum lansia. Keduanya membutuhkan prioritas pelayanan untuk mendapatkan kemudahan baik dalam penggunaan fasilitas, sarana dan prasarana umum. Semoga ikhtiar bersama ini dalam mewujudkan pelayanan yang ramah bagi disabilitas dan lansia dapat memberikan makna bagi terwujudnya pelayanan publik yang prima di Jakarta,” ungkap Denny.

Keseriusan pemerintah dalam membela hak- hak disabilitas dan lansia, bukan pertama kali ini dilaksanakan. Selama ini DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta mewajibkan pengembang gedung di Ibu Kota untuk menyediakan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

“DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta mewajibkan setiap pengembang yang mengajukan perizinan bangunan gedung kepentingan umum untuk menyertakan desain fasilitas khusus penyandang disabilitas ke dalam Gambar Perencanaan Arsitektur (GPA). Hal ini dilakukan demi memenuhi impelementasi hak- hak penyandang disabilitas sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perlindungan Penyandang Disabilitas,” kata Denny.

Adapun fasilitas penyandang disabilitas yang wajib dipenuhi oleh pengembang atau pemilik bangunan gedung antara lain: sarana parkir khusus Disabilitas berukuran 3,7 meter x 4,5 meter dengan jarak maksimal ke bangunan gedung sejauh 60 meter, memiliki kemiringan ramp atau fitur pengganti tangga dengan ukuran 1:8 untuk dalam bangunan dan 1:10 untuk luar bangunan serta lebar ramp minimal 0,95 meter tanpa tepi pengaman dan 1,2 meter dengan tepi pengaman; selanjutnya pemilik gedung diwajibkan menyediakan lift dengan ruang bersih minimal: 1,4 meter x 1,4 meter hand rail ; dan menyediakan toilet khusus disabilitas.

Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, Uus Kuswanto, memberikan keterangan usai peresmian program PARADISIA di UP. PTSP Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019).
Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, Uus Kuswanto, memberikan keterangan usai peresmian program PARADISIA di UP. PTSP Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019). (Dok DPMPTSP DKI Jakarta)

Sarana dan Prasarana Lengkap

Kepala UP. PTSP Kecamatan Cakung, Rizky Wirawan menjelaskan sarana dan prasarana yang dihadirkan Unit Pelaksana PTSP se-Kecamatan Cakung dalam layanan PARADISIA meliputi penyediaan kursi roda, loket prioritas bagi penyandang disabilitas dan lansia, Kios internet yang dilengkapi dengan printer dan keyboard braile, serta komputer yang dilengkapi dengan aplikasi Non Visual Dekstop Access (NVDA) sehingga dapat digunakan bagi masyarakat penyandang disabilitas tuna netra.

“Bahkan kami juga telah menyediakan katalog perizinan dalam format huruf Braile. Dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) kami telah melatih 26 petugas pelayanan yang terdiri dari Aparatur Sipil Negata (ASN), Customer Relations Officer (CRO), Petuas Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB) dan petugas Penerima Tamu dengan pelatihan bahasa isyarat yang bekerja sama dengan Indonesian Sign Language Interpreters (INASLI) dan pelatihan orientasi mobilitas yang bekerja sama dengan Yayasan Mitra Netra,” ujar Rizky.

PARADISIA sendiri, lanjut Rizky memiliki makna filosofis, menciptakaan sifat bahagia, fleksibel, dan ekspresif dengan penilaian dan rasa tanggung jawab yang baik, sehingga dapat membangun hubungan yang menyenangkan dan kepercayaan masyarakat tentang pelayanan publik.

“Melalui PARADISIA kami ingin memastikan bahwa setiap warga penyandang disabilitas dan kaum lansia di wilayah Kecamatan Cakung memperoleh akomodasi yang layak dan pelayanan publik yang prima, bermartabat serta tanpa diskriminasi. Mereka pun akan mendapatkan pendampingan, penerjemahan, dan fasilitas yang mudah diakses tanpa biaya tambahan,” pungkas Rizky.

Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved