Jakarta

Ini Alasan Pemprov DKI Cabut Gugatan Kasasi Warga Bidara Cina pada Agustus Lalu

Pencabutan kasasi di Mahkamah Agung terkait putusan yang memenangkan warga Bidara Cina, Jakarta Timur telah dilakukan pada Agustus 2019 lalu.

Ini Alasan Pemprov DKI Cabut Gugatan Kasasi Warga Bidara Cina pada Agustus Lalu
Warta Kota/Joko Supriyanto
Foto dokumentasi: Suasana pengerjaan sodetan Kali Ciliwung, Jalan Otistas III ditutup hingga Februari 2019, Selasa (4/12). 

Biro Hukum DKI Jakarta menyatakan, pencabutan kasasi di Mahkamah Agung terkait putusan yang memenangkan warga Bidara Cina, Jakarta Timur telah dilakukan pada Agustus 2019 lalu.

DKI mencabut gugatan itu agar proyek sodetan Sungai Ciliwung ke wilayah Kanal Banjir Timur (KBT) bisa segera diselesaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

“Pencabutannya sudah kami ajukan, melalui surat kuasa pak Gubernur sekitar akhir Agustus kemarin,” kata Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah pada Kamis (19/9/2019).

Menurut dia, bila persoalan tersebut masuk ke ranah hukum, maka pekerja akan menunda pembangunannya sampai adanya putusan inkrah.

Tujuannya, agar tidak larut dengan persoalan tersebut, maka DKI mencabut upaya hukumnya.

 FILM THE SANTRI, Yusuf Mansur Langsung Tanggapi Komentar UAS Sebut ada 4 Hal yang Perlu Dicermati

 AKHIRNYA Artis Dangdut Xena Zenita Divonis 3 Bulan, Didakwa Berzina dengan Pria Beristri

 AKHIRNYA Elza Syarief Pamerkan Kesuksesannya: Gue Gini-gini Otak Cemerlang Loh

“Pak Gubernur juga ingin kami mulai dari awal (negosiasi ulang) dan kami akan ikuti putusan pengadilan sebelumnya,” ujar Yayan.

Atas keputusan ini, kata dia, DKI bakal kembali berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait rencana berikutnya.

Termasuk bila pembebasan lahan dan pembangunan proyek yang dilakukan oleh pusat.

“Intinya di PTUN sudah selesai kami cabut (kasasi), perdatanya (dari PN Jakpus) juga kami cabut. Jadi, sekarang semuanya kami proses melalui pengadaan tanah, sehingga nanti ada penetapan lokasinya,” jelasnya.

Seperti diberitakan, warga Bidara Cina mengajukan dua gugatan perdata, yakni ke PTUN Jakarta kepada DKI pada 15 Maret 2016, dan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kepada DKI dan BWSCC pada 15 Juli 2016.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved