Rusuh Papua

VERONICA Koman Akan Diserahkan Pemerintah Australia ke Interpol Jika Ada Permintaan Resmi Indonesia

Veronica Koman yang kini tinggal di Sydney bisa diserahkan Pemerintah Australia ke interpol jika ada permintaan Indonesia.

VERONICA Koman Akan Diserahkan Pemerintah Australia ke Interpol Jika Ada Permintaan Resmi Indonesia
Women Unlimited
Pemerintah Australia kemungkinan akan menyerahkan Veronica Koman ke interpol jika ada permintaan dari Indonesia. 

Veronica Koman yang kini tinggal di Sydney bisa diserahkan Pemerintah Australia ke interpol jika ada permintaan Indonesia.

Pemerintah Australia akan serahkan Veronica Koman ke interpol.

Penyerangan Veronica Koman dari Australia ke interpol jika ada permintaan dari Pemerintah Indonesia.

Saat ini, Veronica Koman diperkirakan berada di Sydney, Australia.

Prosedur ini bisa terjadi jika Indonesia menerbitkan "red notice" ke Interpol.

Media The Guardian hari ini Rabu (18/9/2019) melaporkan bahwa pihak berwajib Australia tampaknya menolak untuk mengesampingkan penyerahan Veronica yang kini dijadikan tersangka dalam kasus Papua.

Begini Cara Jitu Zaskia Adya Mecca Buat Anak Kapok dan Belajar, Sampai Bibir Bengkak

Tersingkap Gaji Anggota DPRD DKI Masih Rp 45 Juta Meski Dipotong Sana Sini dari Total Rp 111 Juta

Veronica merupakan pengacara HAM asal Indonesia yang kini tinggal di Australia, dan sedang diburu oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) karena diduga terkait kasus kerusuhan di Papua.

Polisi menyebut informasi yang disebar Veronica sebagai hoaks serta menuduhnya menerima aliran dana untuk memprovokasi kasus Papua.

Pasal-pasal pidana yang dituduhkan polisi ke Veronica mengandung ancaman hukuman penjara hingga enam tahun jika dinyatakan bersalah di pengadilan.

Kepada ABC Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Frans Barung Mangera mengatakan jika Veronica tidak melapor ke polisi pada hari Rabu (18/9/2019) ini, maka pihaknya akan menerbitkan "red notice" melalui Interpol untuk penangkapannya.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved