Pelayanan Publik

Puskesmas Cilincing Sudah Menawarkan Ambulans ke Ibu Gendong Jenazah Bayi Hanya Harus Menunggu 2 Jam

Kabar adanya pihak Puskesmas Cilincing tak menawarkan mobil ambulans untuk mengantar nenek dan jenazah cucunya itu akhirnya dibantah.

Puskesmas Cilincing Sudah Menawarkan Ambulans ke Ibu Gendong Jenazah Bayi Hanya Harus Menunggu 2 Jam
Instagram @polsek_cilincing_humas
Seorang ibu menggendong jenazah bayi di Cilincing, Jakarta Utara 

Dian Islamiyati (36), seorang ibu yang sudah menjadi nenek yang berjalan kaki di pinggir jalan raya akses Marunda, ibu menggendong jenazah bayi diantar polisi sampai ke rumah duka, Selasa (17/9/2019), mendadak viral di media sosial.

Kabar adanya proses tanpa ditawarkan ambulans dibantah Puskesmas Cilincing yang dituduh tak menawarkan mobil ambulans untuk mengantar nenek dan jenazah cucunya itu akhirnya dibantah.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing, Edison Saputra saat dikonfirmasi awak media, Rabu (18/9/2019).

Dia pun menceritakan, saat kejadian itu, pihaknya sudah menawarkan mobil ambulans, namun dengan konsekuensi harus menunggu selama dua jam lamanya di Puskesmas Cilincing.

Terungkap Anggota DPRD DKI Menggadaikan SK untuk Kredit Uang ke Bank DKI Meski Gaji Tergolong Besar

Apalagi, dalam menunggu waktu dua jam itu dibutuhkan untuk mengurus surat-surat kematian dan menunggu mobil jenazah datang.

"Kan kalau ada yang meninggal itu SOP-nya ditunggu dulu dua jam, jadi masuk ditransit sambil menunggu surat-surat kematiannya,” ujar Edison.

Kendati demikian, ia menyebut nenek tersebut tidak menggunakan mobil jenazah karena ingin buru-buru memakamkan cucunya pada hari itu juga.

“Nah ditanyain lagi saat itu kalau ambulans ditunggu dulu dua jam tapi dia bilang enggak bisa," jelasnya.

KPK Mengumumkan Menpora Imam Nahrawi Tersangka Suap Rp 26,5 Miliar dalam Dua Kurun Waktu Anggaran

Lebih lanjut, Edison menuturkan bahwa di Puskesmas Kecamatan Cilincing sendiri tidak tersedia mobil jenazah karena pengurusan mobil jenazah berada di Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman.

“Itu ada nomor teleponnya, cuma memang menunggu sebentar, tapi dia enggak mau, maunya dia buru-buru kata dia begitu, langsung jalan saja kata dia begitu," pungkas dia.

Hingga akhirnya, singkat cerita, jenazah bayi laki-laki itu dikuburkan selepas salat Isya, kemarin. Jenazah dikuburkan di TPU Malaka dengan dihadiri beberapa keluarga korban.

Sebelumnya, Dian juga saat dalam perjalanan pulang ke rumahnha ditolong polisi ketika berjalan kaki usai motor yang memboncengnya mogok di tengah Jalan Akses Marunda.

Adapun bayi itu dilahirkan oleh anak keduanya, IAS (16), sekitar pukul 14.00 WIB kemarin siang di Puskesmas Kecamatan Cilincing.

Setelah keluar dari rahim IAS, bayi itu didapati tak bernyawa. Jenazah bayi itu pun sempat ditempatkan di Ruang Bersalin Puskesmas Kecamatan Cilincing selama beberapa jam.

Adapun saat ini, IAS sang ibu dari jenazah laki-laki itu juga masih menjalani rawat inap di Puskesmas Cilincing.

Tersingkap Gaji Anggota DPRD DKI Masih Rp 45 Juta Meski Dipotong Sana Sini dari Total Rp 111 Juta

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved