Penipuan

Kesaksian Korban Penipuan Makelar Pekerjaan di Tangerang, Pelaku Utama Juga Tipu Pelaku Lain

"Kalau kata korban lain alasannya macam-macam mulai dari gedung baru belum jadi, mesin belum bisa beroperasi."

Kesaksian Korban Penipuan Makelar Pekerjaan di Tangerang, Pelaku Utama Juga Tipu Pelaku Lain
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Kwitansi yang menjadi barang bukti penipuan makelar pekerjaan di Jatiuwung, Kota Tangerang 

Kasus dugaan penipuan yang mengatasnamakan PT Broco di Jatiuwung, Kota Tangerang, menelan korban hingga 54 orang pencari kerja.

Untuk mendapatkan pekerjaan, para pencari kerja itu diminta untuk menyetorkan sejumlah uang tunai yang bervariasi antara Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta.

Berdasarkan laporan  masyarakat, empat pelaku yakni Suhendra (30), Muhammad Anas (52), Aceng Suryana (35), dan Sriyono (45), akhirnya diringkus petugas kepolisian sektor Jatiuwung.

Warga Jatiuwung yang ikut menjadi korban yakni S (27). Korban mengaku, terbuai janji manis pelaku yang mengiming-imingi pekerjaan sebagai operator di PT Broco.

Pasalnya, tawaran pekerjaan itu pertama kali diketahui dari pelaku Anas yang merupakan Ketua RT di kediaman S.

"Dia (Anas) bilang katanya ada orang yang dekat dengan pemilik perusahaan itu yang lagi cari orang untuk kerja di situ, namanya Suhendra," ujar S kepada Warta Kota,  Rabu (18/9/2019).

Menurut S, Suhendra merupakan orang kepercayaan pemilik perusahaan tersebut.

Berkas Kasus Artis Kriss Hatta Masih Diperiksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

Tak Jadi Dibongkar, Ruang Kosong di Belakang Trotoar Jalan Kalimalang Bakal Dibangun Taman

Menurut S, pelaku Anas sebenarnya ikut menjadi korban dari Suhendra karena ikut terbujuk untuk mencari orang bekerja dan meminta menyetorkan uang tunai.

"RT saya Pak Anas, dia termasuk ditipu karena enggak tau kalau Suhendra itu ternyata penipu. Jadi RT saya ini sebenarnya baik, cuma polos kali ya jadi malah ditipu," katanya.

S menceritakan, pertama kali menyetorkan uang tunai Rp 2 juta ke Anas pada Jumat (13/9/2019).

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved