Breaking News:

Eksklusif Warta Kota

Eksklusif Warta Kota, Viral Bripka Eka Hadang Mobilio: Zikir dan Istighfar Jadi Modal Tahan Emosi

Nama polantas Bripka Eka Setiawan dari Unit Lantas Polsek Pasar Minggu mendadak ramai dibicarakan.

Penulis:
Editor: Dian Anditya Mutiara
Facebook
Bripka Eka Setiawan berusaha menghentikan mobil pelanggar lalu lintas di Jalan Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019). 

Itu dia masih memaksakan maju sambil ngegas-ngegas (pedal gas mobil), dorong-dorong, akhirnya didorong beneran.

Waktu itu, ibunya ada di dalam, ibunya teriak-teriak. Dia minta, 'Pak berhenti-berhenti, kalo enggak saya lompat'. 'Sudah ibu diam saja (di tempat),' saya menyahuti ibu. Ibunya mau loncat terus.

'Sudah pak, berhenti atau ibu mau loncat,' bilang ibu itu lagi ke bapaknya. Lalu ibunya bicara lagi ke saya, 'Saya loncat, lebih baik saya mati daripada bapak yang kenapa-kenapa'. Di depan itu kan nabrak kendaraan lain kan, baru kendaraan itu berhenti.

Setelah naik dan berpegangan, apa yg ada di benak Anda? Tidak ada perasaan takut jatuh?

Saya pokoknya ikhlasin aja dah, zikir aja saya. Ya mau diapain lagi.

Setelah kejadian itu viral, Anda dipanggil Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono. Apa yang dibicarakan?

Ya Alhamdulillah, bapak mengapresiasi. Beliau bilang, 'Di lapangan kamu bisa kontrol emosi dan jangan lagi. Saya tidak izinin lagi, nanti anak-anak ngikutin lagi kan'. Saja jawab, 'Siap tidak Jenderal'.

Bagaimana Anda bisa menahan emosi untuk tidak marah ketika mobil berhenti?

Begitu berhenti saya minggir, saya istigfar, 'Astagfirullahaladzim'.

Udah begitu ada massa yang dari belakang itu kan banyak tuh, banyak orang yang sudah nyamperin, ngerinya (diserang).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved