Berita Video

VIDEO: Selama Sepekan, Pelanggar Ganjil Genap di Gunung Sahari Turun 60 Persen

Hal ini terlihat tidak banyak kendaraan yang diberhentikan oleh petugas kepolisian yang berjaga di beberapa persimpangan hingga perempatan jalan.

VIDEO: Selama Sepekan, Pelanggar Ganjil Genap di Gunung Sahari Turun 60 Persen
Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri
Pelanggar ganjil genap mengalami penurunan mencapai 60 persen di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Senin (16/9/2019). 

Selama sepekan tercatat pelanggar perluasan ganjil genap di Jakarta Utara seputaran Jalan Gunung Sahari mengalami penurunan.

Berdasarkan pantauan Wartakota, sepekan perluasan ganjil genap telah diberlakukan penilangan terhadap para pengendara yang melanggar, namun terlihat ganjil genap sudah di pahami oleh masyarakat.

Hal ini terlihat tidak banyak kendaraan yang diberhentikan oleh petugas kepolisian yang berjaga di beberapa persimpangan hingga perempatan jalan.

Bertepatan pada tanggal genap yaitu Senin (16/9/2019), kendaraan ganjil yang nekat melintas nyaris tak terlihat dari Gunung sahari arah Ancol (pospol bintang) menuju ke pasar baru Senen maupun sebaliknya.

Apalagi perluasan ganjil genap ini terpantau cukup efektif mengatasi kemacetan. Pasalnya, arus lalu lintas juga terpantau lengang dan kendaraan roda dua nampak mendominasi di Jalan Gunung Sahari.

Panit Pengaturan, Penjagaan, dan Pengawalan Lalu Lintas Polsek Pademangan, Ipda Sigit P mengakui bahwa pelanggar perluasan ganjil genap mengalami penurunan siginifikan.

“Hari ini memasuki hari kedelapan, sepekan sudah berjalan perluasan ganjil genap yang kini telah alami penurunan yang sangat signifikan dan luar biasa,” ujar Sigit saat diwawancarai Wartakota.

Hal itu berdasarkan data terakhir yang diperolehnya. Tercatat, pada Jumat (13/9/2019) lalu pelanggar mencapai 180 unit kendaraan.

Sedangkan, Senin (16/9/2019) ini penindakan baru ada sebanyak 39 unit kendaraan yang melintas di Jalan Gunung Sahari.

“Jadi kami bersyukur masyarakat sudah mengetahui aturan yang ada dan juga mengetahui aturan-aturan yang berlaku,” jelasnya.

Lebih lanjut menurut dia, jika dipukul rata-rata penurunan pelanggar ganjil genap di Jalan Gunung Sahari ini telah mencapai 60 persen.

Adapun para pelanggar sendiri masih didominasi mobil pribadi dengan beralasan belum mengetahui perihal perluasan ganjil genap serta pengakuannya sebagai warga luar Ibu Kota.

Diketahui, Pemerintah DKI Jakarta memberlakukan perluasan ganjil genap di 25 ruas di wilayah DKI Jakarta sejak Senin (9/9/2019) lalu.

Sistem ganjil-genap ini durasinya diperpanjang menjadi pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Bagi para pengemudi yang melanggar pun dikenai sanksi denda sebesar Rp 500 ribu.(M20)

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved