Tak Ada Lonjakan di Samsat Jakarta Barat Dua Hari Penerapan Pemotongan Pajak 50 Persen

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan pemotongan pajak 50 persen dan sekaligus penghapusan denda pajak bagi wajib pajak yang menungga

Tak Ada Lonjakan di Samsat Jakarta Barat Dua Hari Penerapan Pemotongan Pajak 50 Persen
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Kondisi Samsat Jakarta Barat dua hari penerapan pemotongan pajak 50 persen masih terpantau normal.

CENGKARENG, WARTAKOTALIVE.COM -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan pemotongan pajak 50 persen dan sekaligus penghapusan denda pajak bagi wajib pajak yang menunggak selama 3,5 tahun terhitung sejak Senin (16/9) kemarin.

Meski pemotongan 50 persen sudah diterapkan, namun antusias para wajib pajak yang mengikuti program ini tidak begitu besar, ketika masa-masa penghapusan pajak kendaraan.

Pantauan Wartakotalive.com setelah dua hari penerapan pemotongan 50 persen pajak, jumlah wajib pajak yang datang ke Samsat Jakarta Barat belum mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

Kondisi Samsat Jakarta Barat dua hari penerapan pemotongan pajak 50 persen masih terpantau normal.
Kondisi Samsat Jakarta Barat dua hari penerapan pemotongan pajak 50 persen masih terpantau normal. (Wartakotalive.com/Joko Supriyanto)

Bahkan jumlahnya masih dalam batas normal.

Tidak terlihat antrian di ruang tunggu pelayanan, bahkan beberapa bangku-bangku ruang tunggu pun masih terlihat kosong dan tidak terisi. Meski begitu suasana di ruang pembayaran tidak begitu penuh.

Meski belum ada lonjakan, ada beberapa wajib pajak yang mencoba mengikuti program ini, salah satunya Hendri (28) warga Duri Pulo, Jakarta Barat. Ia mengatakan baru mengetahui program ini kemarin, dan tak ingin melewatkan program tersebut.

"Seneng pasti ya, karena membantu banget, kebetulan emang nunggak, kemarin sebenarnya udah mau bayar, cuma batal, baru bisa sekarang dan kebetulan sekalian memanfaatkan program ini," kata Hendri, Selasa (17/9/2019).

Hendri menyebut program seperti ini tentu sangat membantu bagi para wajib pajak, bahkan dengan cara cara seperti ini, pasti akan banyak wajib pajak yang berbondong-bondong untuk segera membayar pajak.

"Sebenarnya kalo program seperti ini sangat bagus dan membantu," ujarnya.

Sementara itu hal serupa juga dikatakan oleh, Yanto (50) salah seorang wajib pajak. Ia mengatakan jika kehadiranya membayar pajak bukan ikut potongan 50 persen. Meski begitu ia menanggapi program pemotongan 50 persen pajak sangat membantu wajib pajak.

"Ngak ikut program pemotongan mas. Bayar pajak biasa aja, ngak telat lama," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved