Penipuan

Penyidik Butuh Barang Bukti Lain di Kasus Dugaan Pemalsuan dan TPPU yang Dilakukan Pendiri Kaskus

Karena ini berkaitan dengan TPPU penyidik akan cek lagi. Ini berkaitan dengan jual menjual lahan.

Penyidik Butuh Barang Bukti Lain di Kasus Dugaan Pemalsuan dan TPPU yang Dilakukan Pendiri Kaskus
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Titi Sumanjaya adalah korban yang mengaku telah ditipu oleh pendiri situs forum komunitas dunia maya 'Kaskus' Andrew Darwis, memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa penyidik, Senin (16/9/2019). 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sudah meminta klarifikasi Titi Sumawijaya, selaku pelapor kasus dugaan pemalsuan, penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga dilakukan pendiri situs forum komunitas dunia maya 'Kaskus' Andrew Darwis.

Titi dimintai klarifikasi penyidik selama beberapa jam, Senin (16/9/2019).

Meski begitu kata Argo, pelapor tidak membawa sejumlah dokumen yang dibutuhkan penyidik sebagai barang bukti untuk mendukung laporan, saat dimintai klarifikasi

"Jadi penyidik krimsus sudah meminta klarifikasi ke pelapor, kemarin. Pelapor datang, tapi penyidik masih butuh barang bukti lain dari pelapor seperti dokumen. Penyidik akan komunikasi terus dengan pelapor untuk itu. Karena masih ada barang bukti yang kurang," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/9/2019).

Tuduh Berkelahi Dijadikan sebagai Modus Perampokan yang Perlu Diketahui Masyarakat agar Terhindar

Seperti diketahui pendiri situs forum komunitas dunia maya 'Kaskus' Andrew Darwis dilaporkan ke Polda Metro Jaya, atas dugaan tindak pidana pemalsuan dan atau penipuan dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU)

Andrew dilaporkan oleh Titi Sumawijaya dengan nomor laporan LP/2959/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus Polda Metro Jaya.

"Karena ini berkaitan dengan TPPU penyidik akan cek lagi. Ini berkaitan dengan jual menjual lahan, kemudian ada sewa tanah, kemudian ganti pemilik. Semuanya sedang kita cek lagi," katanya.

Nantinya, kata Argo, penyidik juga akan memintai keterangan saksi lainnya serta terlapor.

Kuasa Hukum Titi, Jack Lapian mengatakan, kasus ini berawal dari pinjam meminjam dengan jaminan sertifikat gedung milik pelapor yakni Titi pada Bulan November 2018.

"Pinjaman senilai Rp 15 miliar namun yang terealisasi hanya Rp 5 Miliar. Klien kami pinjam uang ke Saudara DW yang diduga tangan kanan Andrew dengan jaminan sertifikat gedung," katanya, Senin (16/9/2019).

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved