Mobil Kancil Koanda Diusulkan Jadi Angkutan Umum di Perumahan Kabupaten Bekasi

Mobil Kancil Koanda Diusulkan Jadi Angkutan Umum di Perumahan Kabupaten Bekasi. mobil mini merek Bajaj Qute itu dianggap lebih efektif ketimbang ojek

Mobil Kancil Koanda Diusulkan Jadi Angkutan Umum di Perumahan Kabupaten Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Mobil Kancil diusulkan Koperasi Anggota Organda (Koanda) Kabupaten Bekasi untuk menjadi angkutan umum di lingkungan perumahan Kabupaten Bekasi. 

Mobil Kancil diusulkan Koperasi Anggota Organda (Koanda) Kabupaten Bekasi untuk menjadi angkutan umum di lingkungan perumahan Kabupaten Bekasi.

Mobil Kancil atau mobil mini merek Bajaj Qute itu dianggap lebih efektif ketimbang ojek motor.

Ketua Koanda Kabupaten Bekasi, Yaya Ropandi mengatakan mobil mini atau kancil itu sangat cocok digunakan sebagai transportasi di komplek perumahan.

Apalagi ketika musim hujan, penumpang tak akan kehujanan berbeda dengan jika naik ojek.

"Jadi ini kita akan usulkan ke Dishub Kabupaten Bekasi, agar diproses perizinannya," ujar Yaya, ketika dihubungi, Selasa (17/9/2019).

Mobil Kancil diusulkan Koperasi Anggota Organda (Koanda) Kabupaten Bekasi untuk menjadi angkutan umum di lingkungan perumahan Kabupaten Bekasi.
Mobil Kancil diusulkan Koperasi Anggota Organda (Koanda) Kabupaten Bekasi untuk menjadi angkutan umum di lingkungan perumahan Kabupaten Bekasi. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Yaya banyaknya perumahan di Kabupaten Bekasi yang belum terjamah angkutan umum membuat kehadirian mobil kancil ini sangat dibutuhkan.

Kehadiran mobil kancil ini, dapat mempermudah mobilitas para warga perumahan yang ingin menuju ke Stasiun, Terminal atau ke lokasi yang ada angkutan umumnya.

“Mobil kancil itu ada di kantor Organda, baru ada satu unit karena hanya sebagai sampel dulu. Jika telah disetujui, akan bertambah tergantung pada perumahan yang membutuhkan angkutan tersebut,” ungkapnya.

Yaya menuturkan, usulan kendaraan mobil kancil berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 117 Tahun 2017 tentang Angkutan Tidak Dalam Trayek. Di antaranya angkutan sewa, angkutan karyawan dan antar jemput.

“Kancil termasuk angkutan antar jemput yang ada dalam kawasan perumahan. Harapan kita kendaraan ini bisa segera beroperasi. Karena muatannya bisa dua sampai tiga orang. Sedangkan ojek cuma bisa angkut satu orang saja,” kata dia.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved