Film

Joko Anwar Memastikan Film Horor Perempuan Tanah Jahanam Lebih Seram dari Pengabdi Setan

Joko Anwar sukses membuat film horor Pengabdi Setan dan menjadikan film tersebut sebagai box office di Indonesia setelah ditonton 4,2 juta orang.

Joko Anwar Memastikan Film Horor Perempuan Tanah Jahanam Lebih Seram dari Pengabdi Setan
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Joko Anwar. 

Sutradara Joko Anwar kembali menggarap film horor berjudul Perempuan Tanah Jahanam.

Sebelumnya, Joko Anwar sukses membuat film horor Pengabdi Setan dan menjadikan film tersebut sebagai box office di Indonesia setelah ditonton 4,2 juta orang pada 2017.

Joko Anwar memastikan, film Perempuan Tanah Jahanam memberi sensasi horor lebih seram dari film Pengabdi Setan.

Joko Anwar.
Joko Anwar. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Film ini berbeda style dan feel dari Pengabdi Setan," kata Joko Anwar disela peluncuran poster serta trailer Perempuan Tanah Jahanam di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Menurut Joko Anwar, rasa horor di film Pengabdi Setan masih sopan. Sementara di Perempuan Tanah Jahanam benar-benar jahanam horornya.

"Saya saja sampai merinding sendiri," kata Joko Anwar.

Dikritik Pakai Aktor dan Aktris yang Sama Pada Filmnya, Joko Anwar: Kamu Bayarin Hidupnya Mau?

Menjadi Wakil Film Asia, Joko Anwar Bangga Gundala Diputar di Festival Film Bergensi di Toronto

Ia tidak ingin berangan-angan ketika ditanya akankah Perempuan Tanah Jahanam akan melampaui kesuksesan film Pengabdi Setan.

"Lihat bagaimana nanti. Kalau saya maunya selalu meningkat, baik teknis dan estetika harus lebih baik," ujarnya.

Perempuan Tanah Jahanam mengisahkan perempuan muda bernama Maya (diperankan Tara Basro) yang berjuang menyelamatkan hidupnya karena akan dibunuh warga di desa kelahirannya.

Ketika Maya mulai menemukan kenyataan rumit tentang masa lalunya, ia harus bertarung untuk menyelamatkan nyawanya.

Proses syuting dilakukan di beberapa desa di Jawa Timur mulai sekitar Malang, Gempol, Lumbang, Bromo, Lumajang, Kawah ljen dan Banyuwangi.

"Kami sengaja mengambil set di hutan-hutan yang belum terjamah. Kami yang membuka jalur," jelas Joko Anwar.

Tara Basro
Tara Basro (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Adegan-adegan mengerikan dari film ini terinspirasi dari mimpi buruk yang dialami Joko Anwar pada 10 tahun lalu.

"Sepuluh tahun lalu sering memimpikan berada di desa terpencil dan satu desa orangnya aneh. Itu ide awal filmnya," jelas Joko Anwar.

Film yang menampilkan Tara Basra, Ario Bayu, Asmara Abigail, Marissa Anita, dan Christine Hakim itu akan tayang di bioskop mulai 17 Oktober 2019.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved