BPJS Ketenagakerjaan Slipi Gelar Wisata Akuisisi ke Pedagang Bunga Pasar Rawabelong

Kegiatan tersebut untuk mengedukasi serta mengajak pedagang pasar agar terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan Slipi Gelar Wisata Akuisisi ke Pedagang Bunga Pasar Rawabelong
istimewa
Tidar Yanto Haroen selaku Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Slipi mendampimg Achmad Hafiz selaku Deputi Direktur Wilayah DKI Jakarta dalam penyerahan sertifikat kepesertaan kepada Ayong Maedari, pemilik lapak Panda Anggrek Douglas 

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Slipi menggelar kegiatan wisata akuisisi ke Pasar Rawabelong, Jakarta Pusat (16/09/19).

Kegiatan tersebut untuk mengedukasi serta mengajak pedagang pasar agar terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan.

”Kami wajib menyampaikan informasi jika BPJS Ketenagakerjaan saat ini dapat melindungi seluruh pekerja di Indonesia tidak hanya untuk pekerja formal atau pekerja penerima upah (PU) saja. Tetapi, pekerja informal seperti pedagang UKM, tukang parkir, tukang ojek, serta kuli panggul yang berada di Pasar Rawabelong dan sekitarnya juga berhak menjadi peserta,” ujar Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Slipi Tidar Yanto Haroen.

Pekerja mandiri dikategorikan sebagai Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) yang secara mandiri mencari penghasilannya sendiri dalam profesinya.

Menurut Tidar, kepesertaan kategori BPU ini terbilang istimewa. Karena peserta bebas memilih level upah iuran yang diinginkan.

”Bisa pilih level iuran terendah dengan hanya dua program saja yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Iurannya pun hanya Rp 16.800 per bulan, masih mahal harga sebungkus rokok,” cetus Tidar didampingi Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus Rafik Ahmad, Kepala Bidang Kepesertaan Korporasi & Institusi Adie MS dan Kepala Bidang Umum & SDM Sri Suci Hernuratri.

Menariknya, dengan iuran semurah itu peserta berhak mendapatkan manfaat yang sama dengan peserta formal.

”Program JKK menjamin peserta mendapatkan pengobatan dan perawatan kasus kecelakaan kerja tanpa batasan biaya dan tanpa batasan waktu atau unlimited sesuai dengan kebutuhan dan rekomendasi medis dari dokter yang mengobati,” ungkapnya.

Tidar menekankan setiap pekerja sangatlah penting untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Apalagi untuk penanganan kasus kecelakan kerja pada dasarnya tidak bisa dijamin oleh program BPJS Kesehatan.

Tidar menegaskan, perluasan program jaminan sosial bukanlah upaya mencari keuntungan. Karena BPJS Ketenagakerjaan adalah badan hukum publik yang tidak didesain untuk mencari untung.

”Kami diamanati oleh undang undang wajib untuk menyampaikan informasi program ini untuk melindungi seluruh pekerja. Untuk memperluas kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan kami tidak bisa sendiri tetapi butuh peran semua pihak."

"Alhamdulillah Pihak UPT Pusat Promosi & Sertifikasi Hasil Pertanian Pasar Bunga Rawabelong maupun dari Ketua Koperasi Bersama Pedagang Bunga Pasar Rawabelong Jajang Chariat sangat support untuk menyukseskan perluasan kepesertaan ini,” tuturnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved