Breaking News:

Revisi UU KPK

PROF LIPI Kritik Keras Presiden Jokowi: Komitmen dan Integritas Anda Kepada Bangsa Dipertaruhkan!

Revisi UU KPK menguji integritas dan komitmen Presiden Jokowi apakah antara pernyataan dan perbuatannya sejalan.

Editor: Suprapto
photocollage/kompas.com/tribunnews.com/hendragunawan
Presiden Joko Widodo diuji komitmennya terhadap pemberantasan korupsi dalam menyikapi revisi UU KPK. 

Syamsuddin Haris terus bersuara terkait upaya 'membubarkan' KPK lama dan membentuk KPK baru itu.

Senin (16/9/2019) pagi ini, Syamsuddin Haris kritik Presiden Jokowi terkait revisi UU KPK.

Menurut Prof Syamsuddin Haris, revisi UU KPK uji komitmen dan integritas Presiden Jokowi.
"Pak @jokowi, melalui revisi UU KPK, komitmen, integritas, dan keberpihakan Anda kepada bangsa ini dipertaruhkan," ujar Syamsuddin Haris.
Syamsuddin Haris menambahkan, "Anda tengah diuji, apakah benar-benar memiliki  komitmen pemberantasan korupsi & penguatan KPK_RI atau hanya sekadar jargon dan pidato belaka."
Simak komentar lengkap Syamsuddin Haris berikut ini.
Syamsuddin Haris @sy_haris: Pak @jokowi, melalui revisi UU KPK, komitmen, integritas, dan keberpihakan anda kpd bangsa ini dipertaruhkan.
Anda tengah diuji, apakah benar2 memiliki  komitmen pemberantasan korupsi & penguatan KPK_RI atau hanya sekadar jargon dan pidato belaka.

Isu Kelompok Taliban di KPK 

Polisi Taliban Vs Polisi India atau kelompok Taliban kuasai KPK kini terus disuarakan kelompok tertentu. Guru besar LIPI yang 3 tahun lebih meneliti KPK, jelaskan kondisi sebenarnya.

SERANGAN terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilakukan dari berbagai sudut dan cara.

Setelah DPR secara bulat memilih tokoh yang dinilai melanggar kode etik sebagai ketua KPK, kini muncul tudingan KPK dikuasai kelompok Taliban.

Kelompok Taliban di KPK adalah stigmatisasi terhadap penyidik KPK yang tanpa pandang bulu melakukan penegakan hukum, melakukan operasi tangkap tangan (OTT), dan memproses sejumlah pejabat korup.

Penyebutan adanya Polisi Taliban Vs Polisi India dinilai sejumlah kalangan sebagai upaya pelemahan terhadap KPK. 

Terkait isu Polisi Taliban Vs Polisi India itu, guru besar politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pun membuat cuitan khusus.

Guru Besar LIPI Prof Syamsuddin Haris tegaskan tak ada kelompok Taliban di KPK. 

 Istri Bunuh Suami karena Siksaan Mental dan Fisik Bertahun-tahun, Ini Kronologinya

 TRAGIS, Seorang Bocah Mungil Tewas Diserang Burung Elang, Sejumlah Anak Lainnya Luka-luka

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved