Liga 1 2019

Meski Terluka dan Kepala Masih Diperban, Omid Nazari Tetap Semangat Bela Persib Bandung

Meski terluka akibat insiden saat melawan Tira Persikabo, gelandang Omid Nazari semakin semangat membela Persib Bandung.

Meski Terluka dan Kepala Masih Diperban, Omid Nazari Tetap Semangat Bela Persib Bandung
persib.co.id
Omid Nazari tetap bersemangat membela Persib Bandung meski terluka di kepala akibat penyerangan seusai timnya melawan Tira Persikabo. 

Meski terluka akibat insiden saat melawan Tira Persikabo, gelandang Omid Nazari semakin semangat membela Persib Bandung.

Gelandang Persib Bandung, Omid Nazari untuk pertama kalinya mengalami cedera akibat penyerangan massa tidak dikenal seusai pertandingan kontra Tira Persikabo, Sabtu 14 September 2019 lalu.

Ini menjadi pengalaman pahit bagi Nazari yang baru pertama kali merumput di Indonesia.

Manajer Persib Bandung Umuh Mochtar dan Omid Nazari
Manajer Persib Bandung Umuh Mochtar dan Omid Nazari (istimewa)

Namun, Nazari mengaku tak gentar menghadapi sisa musim. Pemain berpaspor Filipina ini justru semakin bersemangat untuk memberikan kontribusi lebih baik bagi Maung Bandung. 

"Mental saya goyah, tentu saja tidak. Semangat dan mental masih tetap sama. Saya siap bekerja keras dan bermain untuk Persib Bandung tanpa rasa takut sedikitpun," kata pemain bernomor punggung 91 ini, Senin (18/9/2019). 

Umuh Muchtar: Persib Bandung Akan Laporkan Peristiwa Pelemparan Bus ke PSSI, Bobotoh Jangan Membalas

Nazari pun ingin kembali tampil saat Persib Bandung menjamu Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Rabu 18 September 2019.

Meski masih dalam masa pemantauan tim dokter, Nazari mengaku sangat bersemangat untuk bermain di laga tersebut.

"Ya, saya harap demikian. Saya memang sudah merasa lebih baik. Jika tim dokter dan pelatih (Robert Alberts) mengizinkan, saya siap untuk bermain," tandasnya.

Bus Persib Bandung Dilempari Batu, Manajemen Protes Panpel Liga, Khawatir Pembalasan Bobotoh

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts menyatakan sikapnya terkait insiden penyerangan massa tidak dikenal yang mengakibatkan dua pemain, Omid Nazari dan Febri Hariyadi terluka. Robert menilai kejadian tersebut sangat tidak pantas terjadi di dunia sepakbola. 

Pelatih berkebangsaan Belanda ini pun mengutuk keras aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum massa tidak dikenal tersebut. 

"Kita lihat ke belakang, ini kejadian yang terus berulang dan bahkan ada yang lebih serius dan berbahaya dari ini. Sekarang semua saatnya membuka mata dan bangun, hentikan ini semua," tegas Robert, Senin (16/9/2019). 

Pelatih Persib Robert Rene Alberts melihat kaca bus yang pecah dilempari seusai pertandingan melawan Tira Persikabo.
Pelatih Persib Robert Rene Alberts melihat kaca bus yang pecah dilempari seusai pertandingan melawan Tira Persikabo. (istimewa)

Tak hanya itu, Robert juga mengatakan kejadian seusai laga kontra Tira Persikabo tersebut bisa sangat membahayakan jiwa. Terlebih, Nazari harus mendapatkan sembilan jahitan di pelipis kirinya. 

"Kalian lihat, itu bisa saja mengenai kornea mata. Sedikit lagi itu akan terkena mata. Itu bisa menyebabkan kebutaan untuk pemain."

"Belum lagi jika batu besar itu mengenai kepala, akan ada gangguan serius di kepala dan nyawa seseorang bisa saja hilang," katanya geram.

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved