Berita Video

VIDEO: Elvy Sukaesih Menangis Saat Haidar Yang Ngamuk di Warung Disebut Kurang Kasih Sayang

"Jadi saya suka sedih ngeliat dia sekarang kayak gini (Skizofrenia). Ya Allah, ya Rabb. Kenapa kok dia harus ngalamin kayak gini. Saya sedih banget."

VIDEO: Elvy Sukaesih Menangis Saat Haidar Yang Ngamuk di Warung Disebut Kurang Kasih Sayang
Istimewa
Elvy Sukaesih (dua dari kiri) dan keluarga besarnya memberi penjelasan terkait Haidar, putera sulungnya, yang mengidap skizofrenia, di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9) malam. 

Mencuatnya masalah yang menimpa Haedar, anak sulung Elvie Sukaesih membuat keluarga itu merasakan kembali guncangan dahsyat, setelah sebelumnya tiga anak Elvie lainnya terjerat kasus narkoba.

Elvie menangis ketika menceritakan badai ujian itu di depan wartawan di kediaman salah satu anaknya di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9) malam.

Tidak hanya membuat anak sulungnya, Haidar, disebut gila oleh banyak orang, namun pandangan-pandangan negatif lainnya yang kemudian bermunculan membuat Evy begitu sedih.

Seperti diketahui, Haedar yang mengidap Skizofrenia sempat diamankan polisi setelah merusak warung milik tetangganya. Haidar kalap saat pemilik warung tidak memperbolehkan dia berutang sebungkus rokok.

Tapi polisi kemudian melepaskan Haidar dan membawanya ke rumah sakit jiwa Duren Sawit. Orang-orang kemudian menganggap Haidar gila, kurang kasih sayang, bahkan ada yang bilang kondisi keuangan keluarga Elvy sedang terpuruk hingga Haedar harus berutang rokok.

"Kalau masalah dibilang ngga punya uang, bukan berarti kelaparan. Ya biasa Haedar lakukan itu. Kadang kita ngga punya uang kecil, ambil dulu deh," ujar Fitria, seorang anak Elvy Sukaesih didampingi sejumlah anaknya.

Namun Elvy tak begitu mempermasalahkan tudingan yang menyebut keluarganya sulit dalam keuangan. Toh, keluarga Elvy menganggap bahwa kondisi ekonomi keluarganya hingga saat ini masih membuatnya bersyukur.

"Kurang kasih sayang, itu anak emas umi. Bahkan yang lain ngiri karena setiap Haedar yang minta pasti dikasih," imbuh Fitria.

Sementara, Elvy menjelaskan bahwa anak sulungnya itu memang paling ia sayang di antara anaknya yang lain.

"Karena dia anak pertama, begitu keluar ganteng lagi. Makanya saya masih suka nangis kalau kebayang, masa kecilnya dia. Dia mukanya ngga berubah dari dulu."

"Jadi saya suka sedih ngeliat dia sekarang kayak gini (Skizofrenia). Ya Allah, ya Rabb. Kenapa kok dia harus ngalamin kayak gini. Saya sedih banget."

Elvy tak kuasa melanjutkan perkataan itu. Ia menangis membayangkan kondisi anaknya saat ini, yang masih berada dalam ruang isolasi di Rumah Sakit Jiwa Duren Sawit pasca peristiwa perusakan warung itu.

Dengan menetes air mata, Elvy melanjutkan dengan sesenggukan, "Apalagi terus sampai dibilang kurang kasih sayang. Kemiskinan."

Elvie diam sesaat. Sementara, Fitria berusaha menenangkan mamahnya. "Jadi, insya Allah penjelasan kami ini mudah-mudahan semuanya jadi jelas. Tidak dikembangkan ke hal-hal negatif. Jadi, cukuplah umi tidak perlu diombang-ambing sama berita yang terus menerus seperti utu. Sudah bukan aaatnya.

"Betul, umi harus menerima konsekuensi sebagai artis. Tapi kayaknya sudah enggak waktunya lah ya dengan umur yang tidak muda lagi. Kondisi kerapuhan jiwa dan kepercayaan diri sudah berkurang. Semoga masalah menyangkut Haedar bisa selesai," ungkap Fitria

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved