Revisi UU KPK

Akui Ada Kelompok Taliban di KPK, Novel Antaranya, Tapi Begini Taliban Versi Busyro Muqoddas

Mereka menjelaskan ini tidak ada konotasinya dengan agama tapi Taliban itu menggambarkan betapa militansinya Penyidik di KPK

Akui Ada Kelompok Taliban di KPK, Novel Antaranya, Tapi Begini Taliban Versi Busyro Muqoddas
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi saat unjuk rasa terkait seleksi Calon Pimpinan KPK 

Guru Besar LIPI Prof Syamsuddin Haris tegaskan tak ada kelompok Taliban di KPK. 

 Istri Bunuh Suami karena Siksaan Mental dan Fisik Bertahun-tahun, Ini Kronologinya

 TRAGIS, Seorang Bocah Mungil Tewas Diserang Burung Elang, Sejumlah Anak Lainnya Luka-luka

Prof Syamsuddin Haris dan kawan-kawannya telah lebih 3 tahun melakukan penelitian di tubuh lembaga anti korupsi tersebut.

"Saya dan beberapa teman sdh lbh dari 3 thn terakhir melakukan kerjasama riset dgn rekan2 di 
@KPK_RI. Tdk ada Taliban," ujar Syamsuddin Haris.

Sebutan ada kelompok Taliban di KPK atau istilah Polisi Taliban Vs Polisi India adalah upaya dari insitusi lain di Indonesia untuk melemahkan KPK sehingga kemudian bisa menguasai KPK.

"Itu adalah isapan jempol belaka utk membenarkan saudara tua (baca: polisi) masuk dan meng-obok2 KPK," tegas Syamsuddin Haris melalui akun twitternya, Sabtu (14/9/2019).

Prof Syamsuddin Haris termasuk guru besar yang secara konsisten dan keras mengkritik upaya pelemahan KPK.

Syamsuddin Haris juga mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk menyelamatkan KPK, terutama terkait revisi UU KPK.

Menurut Syamsuddin Haris, DPR sekarang bukan akan merevisi UU KPK, tetapi melakukan membentuk KPK baru yang jadi macan ompong.

Simak cuitan Syamsuddin Haris terkait KPK.

@sy_haris Sep 11: Saya sdh baca. Ini bukan revisi tapi pembentukan UU baru krn hampir semua pasal diubah. KPK format lama dibubarkan dan dibentuk KPK baru yg macan ompong. Cc: 
@PDI_Perjuangan @Gerindra @Golkar5 @NasDem @DPP_PKB @PDemokrat @PKSejahtera @Fraksi_PAN @DPP_PPP

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved