Revisi UU KPK

TIGA Hal Bisa Dilakukan Jokowi Setelah Tiga Pimpinan Serahkan Mandat, Salah Satunya Bekukan KPK!

Ray Rangkuti menyebut, dalam faktanya, Presiden Joko Widodo sama sekali tidak mendengar masukan dari KPK terkait revisi UU KPK.

TIGA Hal Bisa Dilakukan Jokowi Setelah Tiga Pimpinan Serahkan Mandat, Salah Satunya Bekukan KPK!
TRIBUNNEWS/ABDUL QODIR
Bangunan 16 lantai yang didominasi warna merah putih dan berlogo KPK, kokoh berdiri di tepi Jalan HR Rasuna Said Kav C-22, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2015). 

DIREKTUR Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai, keputusan tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan tanggung jawab kepada Presiden, merupakan langkah tepat.

Ray Rangkuti menyebut, dalam faktanya, Presiden Joko Widodo sama sekali tidak mendengar masukan dari KPK terkait revisi UU KPK.

"Presiden lebih memilih mendengar apa kehendak partai pendukungnya, bukan dari kehendak rakyatnya secara umum," ucap Ray Rangkuti, Sabtu (14/9/2019).

PROFIL Singkat Lima Pimpinan KPK Jilid V, Ketuanya Kapolda Sumatera Selatan

Ray Rangkuti juga mengatakan, desain KPK yang tengah dibahas akan menjadikan Presiden sebagai penanggung jawab utama dan sekaligus atasan KPK.

Sekalipun tidak langsung, kata Ray Rangkuti, pengangkatan Dewan Pengawas yang mutlak merupakan wewenang Presiden, merupakan pintu Presiden untuk mengintervensi KPK.

Sebab, Dewan Pengawas yang bakal dipilih langsung oleh Presiden, maka ia hanya bertanggung jawab kepada Presiden.

Ketua KPK Terpilih Firli Bahuri: Anda Harus Lebih Dekat dengan Musuh

"Sejatinya juga dengan komisioner KPK, dengan desain KPK seperti sekarang, mereka juga semestinya dipilih langsung Presiden," tutur Ray Rangkuti.

Oleh karena itu, Ray Rangkuti mengatakan, Presiden harus melakukan langkah dengan segera.

Ia menyebut ada tiga langkah yang perlu dilakukan Jokowi.

Setuju Revisi UU KPK, Hendropriyono: Hanya Tuhan Maha Esa yang Tidak Boleh Diawasi

Pertama, membekukan KPK dan dengan sendirinya menonaktifkan kegiatan KPK sampai pelantikan komisioner KPK baru.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved