Hukum dan Kriminal

Pungut Tarif Parkir Rp 20.000 di Lapangan Banteng, Jukir Ini Kena Sanksi Denda Rp 500.000

PENGADILAN Negeri Jakarta Pusat memutuskan sanksi denda Rp 500.000 subsider kurungan 20 hari kepada seorang juru parkir (jukir) MM (40), Jumat.

Pungut Tarif Parkir Rp 20.000 di Lapangan Banteng, Jukir Ini Kena Sanksi Denda Rp 500.000
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Seorang petugas parkir berseragam juru parkir (jukir) berwarna biru, nekat meminta tarif parkir Rp 20.000 ke pengendara mobil di Taman Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (8/9/2019). 

"Bagi kami bukan masalah berapa besar sanksinya atau berapa banyak yang kami tangkap. Tapi target kami berapa orang yang sadar setelah ini. Agar mereka patuhi aturan yang ada." 

PENGADILAN Negeri Jakarta Pusat memutuskan sanksi denda Rp 500.000 subsider kurungan 20 hari kepada seorang juru parkir (jukir) MM (40), Jumat (13/9/2019).

MM merupakan jukir yang ditangkap Satpol PP karena memungut parkir sebesar Rp 20.000 per kendaraan kepada pengunjung Pameran Flora dan Fauna, di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

"Pelaku sudah disidangkan di PN Jakpus tadi pagi. Hakim memutuskan sanksi denda Rp 500.000 subsider kurungan 20 hari kepada pelaku. Yang bersangkutan mengaku bersalah dan berjanji tidak mengulangi di depan hakim," kata Kasatpol PP Sawah Besar Jakarta Pusat Sugiarso kepada Wartakotalive.com, Jumat (13/9/2019).

Pungut Tarif Parkir Rp 20.000 di Pameran Flona Lapangan Banteng, Jukir Ini Terancam 3 Bulan Penjara

Halau PKL dan Parkir Liar, Satpol PP-Dishub Pasang Barier Beton di Ruang Terbuka Hijau dan Trotoar

Demo KPK Ricuh, Polda Metro Klaim Mampu Redam dengan Cara Persuasif, Ini Penjelasannya

Sugiarso merupakan petugas yang turut hadir dalam persidangan dengan kapasitas sebagai unsur Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Saat itu PN Jakpus menggelar sidang yustisi pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Tapi pelaku bisa menjadi jukir lagi, jika sudah melaksanakan putusan pengadilan tersebut," tuturnya.

"Bagi kami bukan masalah berapa besar sanksinya atau berapa banyak yang kami tangkap. Tapi target kami berapa orang yang sadar setelah ini. Agar mereka patuhi aturan yang ada," jelas Sugiarso.

Hadiri Bekasi Wedding Exhibition, Sandiaga Uno: Usaha Wedding Jangan Lupakan Kearifan Lokal

Garap Bisnis Kuliner, Teuku Rasya Buka Kafe Berkonsep Budaya Papua dengan Menu Nusantara

Sugiarso menyebut bahwa dalam persidangan itu juga terdapat 58 pelanggar yang dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Mereka terdiri dari 56 Pedagang Kali Lima (PKL) dan dua jukir.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved