Berita Jakarta

Hidup Sebatang Kara dan Kakinya Harus Diamputasi, Pilu Hamdani Ditinggal Anak dan Istri

‘Sudah jatuh tertimpa tangga’ mungkin itulah cobaan yang tengah dihadapi Hamdani (60), warga Jalan Ketapang Utara 1 Dalam No 10. Rt 11/7 Kelurahan Kru

Hidup Sebatang Kara dan Kakinya Harus Diamputasi, Pilu Hamdani Ditinggal Anak dan Istri
Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri
Kondisi rumah tinggal Hamdani (60) di Jalan Ketapang Utara 1 Dalam No 10. Rt 11/7 Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (13/9/2019). 

‘Sudah jatuh tertimpa tangga’ mungkin itulah cobaan yang tengah dihadapi Hamdani (60), warga Jalan Ketapang Utara 1 Dalam No 10. Rt 11/7 Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Bagaimana tidak, selain  hidup sebatang kara tanpa sanak keluarga di Ibu Kota Jakarta, Hamdani juga baru saja menjalani operasi dengan cara diamputasi pada salah satu organ tubuhnya di kaki.

Dirinya pun merasa pilu dengan kondisinya saat ini. Lantaran berbagai ujian di hidupnya terus datang mengalir tanpa henti.

Berawal ketika Hamdani ditinggal anak dan istri pada tahun 2008 lalu. Kisah ini menjadi gerbang dirinya harus menjalani hidup sebatang kara.

“Ya lika-liku hidup berumah tangga kita gak ada yang tahu makanya saya sekarang hidup sebatang kara,” ucap Hamdani kepada Warta Kota saat ditemui di kediamannya, Jumat (13/9/2019).

 Empat Fakta Umayah Korban Terbakar Tol Cipularang yang Sempat Dikabarkan Hilang

 4 FAKTA Menarik 4 Presiden Indonesia Sudah Meninggal: Dari Lokasi Makam sampai Lahir di Bulan Sama

 IRJEN Firli Jadi Ketua KPK, FAHRI Hamzah Minta Pimpinan KPK Segera Demisioner: KPK Bukan LSM!

“Jadi ya ditinggalin juga itu udah lama beberapa tahun lalu, saat itu usia anak saya kelas dua SD mungkin kisaran tahun 2008 kali ya,” sambungnya.

Sayang, di tengah menceritakan kisah hidupnya itu, ia berusaha tegar dan sesekali kepalanya tertunduk untuk menahan tangis.

Hamdani pun nampak tersedu-sedu saat terus menceritakan semua cobaan itu.

Lebih lanjut, pria lanjut usia tersebut mengakui memang faktor utama ditinggalkan oleh anak dan istrinya saat itu karena masalah ekonomi.

“Jadi latar belakang penyebabnya itu karena ekonomi. Saya orang nggak punya, sementara istri saya orang berada,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved