Breaking News:

Liga 1

Dibayangi Ancaman Pemecatan, Julio Banuelos Pilih Fokus Racik Strategi Persija Kalahkan PSIS

NASIB pelatih Julio Banuelos di ujung tanduk setelah diultimatum manajemen Persija akibat serangkaian hasil buruk hingga mereka di posisi degradasi.

Penulis: Gopis Simatupang | Editor: Fred Mahatma TIS
Persija.co.id
Pelatih Persija Julio Banuelos 

"Pertandingan kemarin saya pikir kami 50:50. Kami melakukan satu kesalahan dan akhirnya membuat kami kalah."

"Dan mungkin salah satunya karena faktor buruknya lapangan (Stadion Aji Imbut," ucapnya.

Tak mau ambil pusing

Terkait ancaman pemutusan kontrak kerja yang dilayangkan manajemen Persija, Julio Banuelos juga tak mau ambil pusing.

Entrenador yang menggantikan posisi Ivan Kolev sebagai peracik strategi Persija itu hanya memikirkan cara mengalahkan lawan, seperti laga-laga sebelumnya.

"Target selalu memenangkan pertandingan. Saya tidak memikirkan hal lain, (selain) bagaimana tim ini bisa menang di laga esok," kata Julio Banuelos.

Ultimatum Manajemen Persija

Sebelumnya, manajemen Persija Jakarta mengultimatum Julio Banuelos untuk membawa Persija menang atas PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019), atau akan menghadapi pemecatan.

"Persija Jakarta memberikan kesempatan satu pertandingan lagi kepada Julio Banuelos dan asisten pelatih Eduardo Perez," tutur CEO Persija Ferry Paulus, dikutip dari situs resmi Persija.

"Apabila gagal menang melawan PSIS nanti, mereka akan mundur dari kursi juru taktik," tegas Ferry Paulus.

Di bawah kendali Julio Banuelos, hingga saat ini Persija Jakarta masih betah di zona degradasi dengan menghuni peringkat ke-17, karena cuma mampu mendulang 14 poin dari 15 laga.

Persija Jakarta yang berstatus juara Liga 1 2018, kini terpaut 27 poin dari Bali United sebagai pemuncak klasemen sementara Liga 1 2019. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved