Event

13 Komunitas Sketsa Pamerkan Festival Sketsa Indonesia Sketsaforia Urban di Galeri Nasional

Galeri Nasional Indonesia kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Festival Sketsa Indonesia Sketsaforia Urban

Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Dian Anditya Mutiara
istimewa
Galeri Nasional Indonesia kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Festival Sketsa Indonesia Sketsaforia Urban 

Galeri Nasional Indonesia kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Festival Sketsa Indonesia Sketsaforia Urban, mulai 12 September – 12 Oktober 2019.

Festival ini melibatkan dua lembaga budaya, 13 komunitas sketsa, dan sketchers yang berada di Indonesia dan mancanegara.

Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi pameran, workshop, diskusi, sarasehan, tur, travel sketch, sketsa bersama, dan performance (battle sketch).

Dalam pameran ini, ditampilkan 12 arsip dan 616 karya sketsa beragam medium dari 122 pembuat sketsa (sketchers), lembaga, dan komunitas penggerak sketsa terkini.

Pungut Tarif Parkir Rp 20.000 di Pameran Flona Lapangan Banteng, Jukir Ini Terancam 3 Bulan Penjara

Dari jumlah tersebut, 76 karya dan 76 sketchers di antaranya merupakan yang lolos seleksi aplikasi terbuka dari 411 karya, 256 calon peserta, dari 17 provinsi di Indonesia.

Sedangkan 140 karya dan 34 sketchers di antaranya merupakan undangan yang dipilih berdasarkan pertimbangan kuratorial.

400 karya di antaranya dari dua lembaga dan sepuluh komunitas sketsa di Indonesia. Selain pameran, disajikan serangkaian program publik yang mengundang partisipasi publik.

Ilham Habibie Bantah Kabar Ayah-ibunya, BJ Habibie-Ainun Donorkan Mata untuk Thareq Kemal Habibie

Galeri Nasional Indonesia membawa sketsa dari dunia maya ke kenyataan sehari-hari, dari pameran di Instagram dan Facebook ke ruang pameran nyata berbatas dinding.

Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto berharap, melalui festival ini dapat terjalin komunikasi dan interaksi yang lebih dekat dan intens antara Galeri Nasional Indonesia sebagai lembaga budaya negara dengan lembaga budaya lainnya serta komunitas-komunitas sketsa, baik di Indonesia maupun mancanegara.

Viral, Kakek Misterius Kayuh Sepeda Onthelnya dari Solo ke Pasuruan Cuma Buat Kembaliin Dompet

Selain itu, ia berharap pula nantinya mampu menciptakan kerja sama yang berkelanjutan dan memunculkan kegiatan serta aktivitas baru yang mendukung upaya untuk mewadahi dan mengedukasi masyarakat terutama generasi muda, serta mengembangkan dan memajukan sketsa Indonesia.

“Semoga festival ini dapat memberikan pengalaman estetik yang menyenangkan, memberikan inspirasi dan motivasi berkarya, serta mendorong kemajuan perkembangan sketsa di Indonesia," ujar Putranto melalui pesan elektroniknya kepada Warta Kota, Sabtu (14/9/2019).

"Juga diharapkan para sketchers dapat semakin mengukuhkan eksistensinya melalui festival ini, serta adanya alih generasi sehingga para generasi muda Indonesia dapat meneruskan keberlangsungan sketsa sebagai media berkarya serta pencatat peristiwa, termasuk penggambaran kondisi sosial, ekonomi, politik, dan bidang lainnya yang memuat representasi penanda zaman,” papar Pustanto

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved