Pelayanan Publik

Terungkap Kabel Udara di Jalan Prof Dr Satrio Tidak Berizin sehingga Dipotong

Hari Nugroho mengatakan, kegiatan pemotongan kabel udara tersebut sudah selayaknya dilakukan karena telah menyalahi peraturan.

Terungkap Kabel Udara di Jalan Prof Dr Satrio Tidak Berizin sehingga Dipotong
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memotong kabel udara di di Jalan Prof. Dr. Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019). 

Dinas Bina Marga DKI Jakarta memotong kabel udara di Jalan Prof Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).

Kabel udara itu diketahui tidak berizin.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, kegiatan pemotongan kabel udara tersebut sudah selayaknya dilakukan karena telah menyalahi peraturan.

“Kabel udara ini nggak ada izinnya jadi harusnya saya tertibkan itu udah wajar,” kata Hari, Jumat (13/9/2019).

Bima Aryo Lega Tahu Sparta yang Menggigit Yayan Hingga Tewas Akhirnya Diserahkan Kepada Kepolisian

Hari menambahkan, kabel fiber optik yang sekarang ini berseliweran di atas tidak diperbolehkan dan hanya boleh dipasang di bawah tanah kecuali untuk titik tertentu.

“Di atas sana boleh ada izin asal ada di flyover, underpass, overpass, jalan layang, tertentu aja. Kalau jalan kayak begini nggak bisa,” ucapnya.

Hari pun mempersilakan pihak-pihak yang ingin melakukan somasi terkait langkah pemotongan kabel yang diambil Pemprov DKI Jakarta karena sudah sesuai dengan peraturan.

“Saya sampaikan sekali lagi, mau somasi silakan, yang jelas saya melakukan potong memotong sesuai dengan aturan main, sesuai dengan Perda 8/1999, Pergub 195/2010,” katanya.

Kabel Udara di Jalan Prof Dr Satrio Dipotong oleh Pemprov DKI Jakarta yang Dilakukan Simbolis Anies

Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi secara berkala sejak bulan Januari 2019 silam. Sehingga langkah tegas terhadap kabel yang belum juga dipotong terpaksa dilakukan.

“Nggak turun juga ya dipotong. Minta mundur-mundur lagi tapi kan saya nggak bisa, ini ada target waktu Desember harus selesai, kalau nggak dipotong nggak kelar,” katanya.

Sejauh ini program revitalisasi trotoar di wilayah DKI Jakarta mencapai 30-40 persen dan diharapkan pada bulan Desember 2019 nanti sudah rampung.

Tiga Siswa SMK Lenyap 9 Tahun setelah Ikuti Kegiatan Magang ke Bali Diduga Korban Perdagangan Orang

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved